Penulis: Dhahran · Yi Sikan (DAHLAN ISKAN), petugas pers nasional

Jacob Utama (YACOB Utama), Jacob Utama (Yakob Utama), Jacob uta Jacob Utama, Jakob Oetama. Terakhir adalah ejaan yang benar. Saya pernah bertanya kepadanya secara langsung tentang ejaan namanya-ada begitu banyak versinya di media.

Ia juga secara spesifik menjelaskan bahwa kata “Oetama” harus dibaca di sini: utomo. Dia adalah center dari orang Jawa. Lahir di desa sekitar candi Borobudur.

‘Utomo ‘ini dieja “ Oetama’ ‘adalah benar-benar sesuai dengan tata bahasa Java: bunyi “‘ o” harus ditulis sebagai “a” ketika sufiks “ ne ” diberikan, kata ini Ubah suara.

Ketika `ʻUtomo ” diberi sufiks’ne ‘, terdengar seperti` `ʻutamane’ ‘. Ini bukan “utomone.” Jangan berpikir bahwa hanya bahasa Inggris yang tata bahasa, itu akan melukai kepala orang sampai kita berbicara bahasa Jawa.

Kita bicarakan tokoh besar pers Indonesia yang meninggal dunia Rabu (9/9/2020) sore: Jakob Oetama Bacaan: Yakob utomo .- –Saya sedang dalam perjalanan dari Surabaya (dari mobil) ke Jakarta Saat itu, staf stasiun Kompas TV dihubungi.

Stasiun Kompas TV meminta saya bersaksi kepada Pak Jakob, dan meminta saya menyiapkan handphone dan laptop -> “Saya tidak membawa laptop,” jawab saya. Lima menit kemudian, saya menemukan di mana masalahnya. Artinya, setelah Joko “Jagaters” Intarto menghubungi saya: bahwa Pak Jakob meninggal dunia di Rumah Sakit eluarga Sedunia Jakarta di Mitra K pukul 13.00 pada hari Rabu. –Tentu saja, saya tidak terkejut. Saya mendengar bahwa dia sudah lama sakit. Beberapa hari kemudian, dia berusia 89 tahun. Saya segera teringat semua kenangan lama.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *