Sejauh ini, meski dampak Covid-19 terlihat sangat merugikan perekonomian mereka, namun masih banyak warga masyarakat yang belum terimbas bantuan tersebut. Salah satunya adalah penduduk Pulau Untung Jawa, wilayah administratif Kepulauan Kuril. Melalui Kementerian Sosial, mereka mengirimkan sembilan sembako yang disediakan presiden guna menekan biaya.

Secara simbolis, 20 warga mendapat 500 paket sembako. Sebelumnya, Pertiwi Indonesia telah memberikan bantuan serupa kepada masyarakat Bogor, Bekasi, dan Nantangerang.

Bagi korban Covid-19 yang terkena Covid-19 namun belum mendapatkan bantuan seperti warga desa Kepulauan Seribu, distribusi menjadi prioritas. Kami sebagian besar adalah nelayan. Saat ini mereka sangat membutuhkan bantuan karena banyak orang yang takut keluar rumah karena COVID-19, ”kata Supriyadi, Kepala Desa yang membantu pendaftaran penerima. Penghasilannya, bahkan berpenghasilan sangat rendah.

Perkumpulan Pertiwi Indonesia pernah bertanya Warga terdampak Covid-19 mendistribusikan 22.000 program bantuan sembako Presiden. Kegiatan ini telah terpengaruh secara finansial.

Kegiatan ini dibantu oleh Departemen Kepolisian Marinir, yang memberikan bantuan dari terminal kosong Bol ke Pengangkut sembako di Pulau Yundong Jawa.

Pertiwi Indonesia juga telah mendapat bantuan dari BAIS dan Kopasus untuk menyediakan truk-truk besar sebagai sembako untuk rangkaian kegiatan.

“Kami berharap dapat mendistribusikan barang-barang seperti di Untung Jawa Donasi dari pulau terus membantu masyarakat. Seperti kita ketahui bersama, DKI Jakarta merupakan zona merah terbesar dengan jumlah kasus terbanyak. Jumlah orang yang terjangkit korona Pertiwi Indonesia Presiden DKI Jakarta Presiden Pertiwi Indonesia Lucy Chrysantina mengatakan: “Saat ini ada 26.000 orang yang mendekati situasi ini.” Pertiwi Indonesia mematuhi prosedur pengamanan yang ketat di seluruh 22.000 kegiatan distribusi bahan pokok. Jarak dan cuci tangan. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran korona di kawasan hijau.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *