Catatan Rachmadiani Lestari, pelajar Indonesia dari Madrid, mencatat angka kematian yang turun drastis.

Ini adalah kabar baik yang tidak terduga, karena ini adalah kasus Covid-19 terbesar kedua di dunia, kedua setelah Amerika Serikat. Tercatat pada Sabtu (11/4/2020), jumlah korban tewas di Spanyol turun menjadi 510, level terendah sejak 23 Maret 2020. -Pemerintah Spanyol telah menerapkan “estado de alerta” atau sistem lock-in, yang membatasi hak dan kebebasan warga negara untuk melindungi kepentingan publik, yaitu untuk mengurangi kasus baru Covid-19.

Mulai 16 Maret 2020 , Pemerintah mulai menerapkan jumlah kasus Covid-19 yang terjadi setiap hari sejak awal Maret 2020. Penguncian dan penerapan sistem penguncian ini juga sangat ketat, dan pemerintah telah mengeluarkan peraturan (Royal No. 463/2020 Royal). Act), yang menetapkan bahwa semua warga negara Spanyol dan orang-orang yang tinggal di negara tersebut untuk sementara waktu harus mengorbankan hak mereka untuk kebebasan dan tidak dapat meninggalkan rumah.

Dalam enam kasus, detail tempat di mana penduduk diperbolehkan meninggalkan rumah, seperti: – — 1. Hal-hal penting untuk belanjaan, obat-obatan dan obat-obatan lainnya 2. Pergi ke puskesmas seperti rumah sakit dan klinik 3. Pergi bekerja untuk memberikan layanan ketenagakerjaan 4. Kembali ke rumah atau tempat tinggal 5. Membantu orang tua, anak di bawah umur, dan tanggungan Penyandang disabilitas atau “kelompok rentan” 6. Atau hal-hal lain dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Juga mengingatkan polisi untuk melakukan patroli ketat di berbagai wilayah kota untuk memastikan bahwa warganya mematuhi peraturan tersebut. Jika terbukti melakukan pelanggaran hukum Pemerintah tidak akan ragu untuk memprediksi perilaku tersebut, mulai dari kejahatan ringan hingga denda besar mulai dari 100 euro hingga 30.000 euro.

Bahkan kasus ekstrim dapat dipenjara. Tidak tercantum dalam daftar di atas, atau bahkan Anda tidak diperbolehkan berolahraga sambil duduk di taman. Beberapa website yang menyediakan sembako begitu ramai sehingga supermarket online memiliki peraturan hanya untuk lansia, pasien dan wanita hamil.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *