Disediakan oleh: Sumaryoto Padmodiningrat

Pakar Forum-tidak ada teman atau lawan yang abadi. Keabadian adalah keuntungan pribadi. Ini adalah politik.

Jadi, sebagai pengamat tunjukkan, apakah Partai Gulat Demokrat Indonesia ingin meninggalkan Presiden Joko Widodo di tengah panggung, juga dikenal sebagai “geng yang hidup”.

Perwakilan, PDIP sedang mempersiapkan untuk membuka pintu darurat dengan pesawat darurat yang dipiloti oleh Presiden Joko Widodo selama pendaratan darurat atau pendaratan darurat sehingga PDIP dapat masuk sepenuhnya dengan selamat.

Disebutkan bahwa penyebab kecelakaan pesawat itu adalah pandemi penyakit koronavirus 2019 atau Covid-19 .

Baca: Dalam sebuah wawancara dengan media Malaysia, Bojan Hodak menyebut klub Indonesia sumber pendapatan penting

Baca: Jadwal dan fakta bahwa seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun dibunuh oleh ibu mertuanya: cemburu pada korban, pembalasan terhadap suami-logo PDIP ada di ujung lompatan, ia dikatakan sebagai kader muda lantai dua atau dua dari Gedung DPR PDIP Serangan terhadap pemerintah. -Sebagai contoh, Masinton Pasaribu (Masinton Pasaribu) mempertanyakan peraturan pemerintah, bukan undang-undang (Perppu), 1 Januari 2020. -Juga Adian Napitupulu (Adian Napitupulu), ia berselisih dengan Sekretaris Negara (BUMN) Erick Thohir mengenai impor peralatan medis ke Mafia, dan menginstruksikan “Presiden dan Daria Atria, yang bukan presiden, memiliki beberapa orang yang lebih kuat daripada pemimpin.

Sungguh, PDIP ingin “hidup buruk”. Sikap politik PDIP tergantung pada sikap presiden Megawati Soekarnoputri.

Baca: Pendeteksian korona, pemerintah memeriksa 107 ribu spesimen, apa hasilnya?

Karena gaya kepemimpinan Megawati di PDIP adalah karismatik, seperti almarhum ayahnya Soekarno.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *