Penulis: Zainudin Amali

Innalillahi wa innailaihi rojiun …

untuk Tuan Mohamed Hassan (Mohammad Hasan) atau yang lebih dikenal dengan kematian Tuan Bob Hasan (Bob Hasan), saya minta maaf. Sosok yang sangat populer di negara ini.

Dia adalah orang yang sangat puas dengan dunia olahraga, terutama dunia atletik nasional. Dia banyak bicara kepada saya dan membuat saya lebih dikagumi.

Ini memiliki layanan olahraga yang sangat baik di Indonesia, terutama olahraga trek dan lapangan. Jadi, tiga hari setelah saya dinominasikan sebagai Menpora, saya bergabung dengan atlet pelatihan nasional yang sedang bersiap untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Samudra Manila Filipina.

Saya berharap untuk melihat Tuan Bob, mangsa bagi Tuhan. Saya sangat senang melihat Anda, dan bisa mengobrol lama (sekitar 1 jam). Dia memiliki sejarah panjang yang menyenangkan dalam olahraga, terutama trek dan lapangan. Aku berkata pada diriku sendiri: “Dia adalah orang yang sangat tua.”

Bayangkan bahwa pada usia setinggi itu, dia selalu ingin datang ke tempat kejadian setiap hari. Datanglah ke Stadion Madya Senayan untuk menemani pelatih, atlet, dan penyelenggara olahraga. Tidak ada perasaan lelah atau bosan. Semua ini membuktikan profesionalisme dan dedikasinya. Sangat bagus.

Sejujurnya, beberapa orang ingin menjadi seperti dia. Industri olahraga di Indonesia sangat beruntung, ada orang-orang seperti Pak Bob Hasan. Tanpa olahraga, dia tidak akan bermain.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *