Disediakan oleh: Pepih Nugraha *

Jakob Oetama dan Ouw Jong Peng Koen (PK Ojong) adalah pendiri Harian Kompas yang terbit pertama kali pada 28 Juni 1965. Berbeda latar belakang.

Jakob punya guru, tepatnya guru besar sejarah, mendirikan majalah Intisari dua tahun lalu (1963) sebelum mendirikan Kompas bersama PK Ojong. Format dan ukuran yang sama juga mengandung tulisan yang timeless atau timeless.

Boleh dibilang majalah Intisari akan selalu eksis, kalaupun kehilangan banyak subscriber, ia akan berusaha terbit, karena majalah ini merupakan “tonggak” bagi Jakob dan Ojong. g sangat besar. Namun dalam hal penyuntingan, Kompas pernah dibekukan oleh pemerintah Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto-L Story memberitakan bahwa Jakob-lah yang menandatangani perjanjian dengan pemerintah, sehingga Kompas bisa diterbitkan kembali. Taktik pragmatis, karena mata pencaharian ribuan orang mengandalkan Kompas.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *