Jazilul Fawaid, Wakil Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR, mempertanyakan kebijakan pemerintah untuk menerapkan standar baru tersebut. Di satu sisi, Kabupaten Gresik, warga asli Pulau Bawean di Jawa Timur, melihat pemerintah membuka banyak pusat perbelanjaan dengan menerapkan perjanjian sanitasi.

“Tapi, di sisi lain, dia melihat tidak ada kebijakan pemerintah untuk membuka pusat pendidikan agama seperti pesantren,” Jazilul Fawaid dari Jakarta, Selasa (16/6/2020). ) Said.

Politisi PKB mengungkapkan, saat ini Indonesia memiliki 28.900 pesantren. Dalam isu kemandirian pesantren, ketika wabah Covid-19 meletus, nasib lembaga-lembaga Islam di Indonesia semakin tidak menentu. Menurut Jazilul Fawaid, masalah seperti itu tidak bisa dibiarkan. Biarkan petani terus hidup dan hidup dengan baik di dunia. Demi melayani masyarakat, ia berharap pemerintah membuka kembali proses pendidikan bagi masyarakat.

Demi menjaga pembangunan masyarakat yang berkelanjutan, Jazilul Fawaid (Jazilul Fawaid) menyarankan agar pemerintah memperlakukan masyarakat sebagai badan usaha dan memperlakukan masyarakat sebagai BUMN dan UMKM yang mendorong pemulihan. Dia menyayangkan pemerintah tidak memperhitungkan kerugian yang diderita pesantren selama pandemi Covid-19. Ia mengatakan, jika dunia pendidikan tidak bergerak, orang akan menjadi cuek. Oleh karena itu, ia berharap kedua bidang ekonomi dan pendidikan itu harus dirobohkan secara simultan dan tepat. -Jazilul Fawaid berharap memiliki anggaran yang cukup untuk menyelesaikan persoalan petani dan sektor pendidikan dalam anggaran 695 triliun dollar AS yang disiapkan pemerintah untuk memulihkan perekonomian nasional. Ia mengatakan bahwa mendidik dunia sangat penting bagi petani untuk kembali ke keadaan normal. “Jika tidak bisa dikelola dengan cepat dan benar, saya khawatir Indonesia akan menderita kebodohan generasi,” kata Jazirul Fawaid. -Terungkap bahwa ketika pesantren dan pesantren tutup, banyak orang tua yang mengeluh, dan banyak orang tua yang mengeluh bahwa anak-anak di taman kanak-kanak atau sekolah dasar bermain game dan gadget secara online: “ini tidak bisa bertahan selamanya,” kata.

Dari uraian di atas, Jia Qilu menunjukkan bahwa ia meminta Kementerian Agama segera membuka proses pengajaran dan belajar dari para petani. Pemerintah harus segera membantu menyelamatkan petani dengan menerapkan kesepakatan Covid-19 di antara petani. “Sudah ada kesepakatan untuk pusat perbelanjaan. Masa pesantren tidak akan pernah berakhir. Kapan mau menunggu?” Ia menambahkan:

Sebagai lembaga pendidikan, Jazilul Fawaid menegaskan bahwa petani harus ikut serta dan menaati kesepakatan sanitasi yang ditetapkan pemerintah. — Mantan PMII itu menyatakan bahwa tata cara kesehatan petani harus Berbeda dengan tata cara kesehatan di sekolah umum. “Ini juga berbeda dengan tata cara kesehatan di pusat perbelanjaan. Ia menambahkan, di pusat perbelanjaan, jumlah orang yang datang ke sini sangat terbatas, dan mereka bergantian. Ia menegaskan: “Sistem karantina yang ketat harus ditetapkan. Lebih penting lagi, pemerintah harus menyiapkan masker, pembersih tangan, dan alat uji kesehatan.” 24 jam.

Jika petani tidak memiliki asrama atau menurut Jazilul Fawaid, perjanjian kesehatan standar dapat digunakan untuk menggunakan sistem pensiun.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *