TRIBUNNEWS.COM-Wakil Ketua Dewan Permusyawaratan Rakyat Indonesia Lestari Moerdijat menegaskan, masalah keramaian pada masa transisi PSBB tidak bisa diselesaikan sendiri oleh maskapai. Perlu merumuskan kebijakan bisnis atau kelembagaan untuk mengatur kebiasaan kerja karyawannya.

“Para pelaku usaha dan institusi yang mulai beroperasi pada masa transisi PSBB Jakarta harus menerapkan banyak kebijakan. Hal ini mungkin saja“ dengan mengatur jam kerja menjadi beberapa shift, ”kata Lestari dalam sambutannya, Selasa (9/6). Namanya Rerie. Angkutan umum dan ruang publik masih sangat tinggi.

Kebijakan perusahaan lainnya adalah menyediakan shuttle bus. Ia menambahkan: “Dengan shuttle khusus ini, setidaknya penyebaran di lingkungan kantor bisa dihilangkan Kemungkinan virus. “

Menurut anggota parlemen dari Partai NasDem, karena masyarakat perlu menjaga jarak untuk mencegah penyebaran Covid-19, menghindari keramaian dalam pandemi adalah salah satunya. — Rerie ) Menyatakan bahwa selain aktivitas perkantoran, banyak utilitas publik juga menyebabkan antrian dan kemacetan selama masa transisi PSBB.

Untuk menghindari kemacetan dan antrian pada layanan publik, Ryry menyarankan agar aparatur sipil negara dapat meniru paspor online kantor imigrasi Layanan Dia berkata: “Dengan mendaftar secara online, kami dapat menyesuaikan jumlah optimal orang untuk dilayani setiap hari. “-Menurut jumlah orang yang disesuaikan, dapat disesuaikan dengan ukuran kapasitas layanan. Arus orang dapat dihindari.

Lestari percaya bahwa sebelum dimulainya tahun ajaran baru, tindakan harus segera diambil untuk menghindari arus orang di lingkungan sekolah dan mengambil tindakan yang diharapkan

Rerie menghimbau agar jumlah pendaftaran baru bagi siswa yang mendaftar secara online di semua jenjang pendidikan ditingkatkan untuk mengurangi potensi penduduk saat pendaftaran. Tidak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa model pengajaran online atau jarak jauh harus segera efektif Standar teknis untuk melengkapi model pembelajaran jarak jauh agar hasil model pembelajaran jarak jauh dapat memenuhi kelayakan program yang ada. Ia mengatakan: “Saya kira kita bisa beradaptasi dengan model pembelajaran jarak jauh Universitas Terbuka yang sudah berpengalaman puluhan tahun, antara lain SD, SMP dan SMA. Pendidikan tinggi mungkin membutuhkan beberapa penyesuaian.

Rerie mengatakan kebijakan yang diharapkan untuk mencegah keadaan tersebut Rerie mengatakan dalam upaya pemerintah untuk merevitalisasi perekonomian, penyebaran Covid-19 harus segera dilaksanakan.

Karena misalnya jika kita tunda Hentikan kerumunan, maka cluster baru mungkin muncul untuk menyebarkan Covid-19 -19 lebih besar lagi.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *