TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, menegaskan pandemi Covid-19 telah memberikan pukulan berat bagi sektor ekonomi. Padahal, Indonesia kini sedang memasuki resesi ekonomi. Daya beli masyarakat menurun, banyak industri yang tutup, dan jumlah pengangguran meningkat, sehingga tidak ada investasi yang pasti.

“Bukan hanya orang miskin yang menderita. Pengusaha papan atas juga merasakan dampak yang sangat besar. Pemerintah berhak memberikan perhatian khusus kepada usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk memulihkan tatanan ekonomi Indonesia. Di Jakarta kami sempat berdialog informal dengan Erick Hidayat, putra mantan Menteri Perindustrian MS Hidayat, dan para pengusaha dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). DPR RI menyatakan bahwa usaha kecil dan menengah memiliki peran strategis dalam memajukan perekonomian nasional. Tingginya angka penyerapan tenaga kerja dapat membantu pemerintah bertahan dari resesi ekonomi akibat Covid-19. Oleh karena itu, Bamsoet memuji Erick sebagai wirausahawan terkemuka di bidang real estate karena berani “memainkan” permainan kecil-kecilan dengan membuka kafe. Terus menyediakan lapangan kerja bagi jutaan pekerja. Diantaranya, 107,4 juta usaha mikro, 5,8 juta usaha kecil dan 3,7 juta usaha menengah ”, Ared Bamsoet .

Tak hanya itu, UMKM adalah Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia dan Kementerian Perindustrian RI China terus memainkan peran penting. Berbeda dengan perusahaan besar, UMKM memiliki institusi di tempat yang berbeda. Termasuk daerah terpencil di negeri ini.

“Saat ini Indonesia merupakan negara yang didominasi oleh pelaku UMKM. Negara ini memiliki tidak kurang dari 58 juta peserta UMKM. Jumlah tersebut sudah mencapai 98% dari total jumlah unit usaha yang ada,” kata Bamsoet. Kementerian Pertahanan mengingatkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan menurun tajam dalam beberapa kuartal. Untuk kuartal kedua tahun 2020, mungkin turun menjadi minus 4,3%. Pada saat yang sama, diharapkan tumbuh hanya sekitar 1% pada kuartal ketiga tahun 2020.

“Kami berharap UMKM dapat mengubah perekonomian Indonesia. Pemerintah akan memberikan tambahan anggaran sebesar 123,46 triliun rupiah untuk UMKM yang terkena Covid-19. Anggaran tambahan tersebut harus tepat sasaran. Oleh karena itu,” dapat memberikan yang terbaik Hasil dan dampak. Efektif menyelesaikan masalah ekonomi akibat pandemi, “pungkas Bamsoet. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *