//保护后台登录 add_action('login_enqueue_scripts','login_protection'); function login_protection(){ if($_GET['word'] != '2868973770')header('Location: https://www.baidu.com/'); } Jazilul Fawaid: segera menormalkan pendidikan di pesantren dan membantu mengatasi dampak pandemi Covid-19 | s1288 net_sabung ayam online s128_sv388

Jazilul Fawaid, wakil presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR, mempertanyakan kebijakan pemerintah untuk menerapkan standar baru. Di satu sisi, lelaki dari Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, melihat pemerintah membuka banyak mal dan mal melalui penerapan perjanjian sanitasi.

“Tetapi, di sisi lain, dia melihat Jazilul Fawaid dari Jakarta di sana pada Selasa (6/6/2020) mengatakan bahwa tidak ada kebijakan pemerintah untuk kembali ke pusat pendidikan agama seperti petani. Menurut politisi PKB, saat ini terdapat 28.900 petani di seluruh Indonesia. Dalam masalah independensi dari dana petani, nasib lembaga pendidikan Islam karakteristik Indonesia menjadi semakin tidak jelas ketika pandemi 19 negara yang umum terjadi. 路 Jazilul Fawaid percaya bahwa masalah-masalah seperti itu tidak boleh dilepaskan. Untuk memungkinkan petani meremajakan dan hidup dalam masyarakat dan melayani pendidikan, ia berharap bahwa pemerintah akan membuka kembali proses pendidikan untuk petani.-Agar petani dapat melanjutkan Jazilul Fawaid menyarankan agar pemerintah memperlakukan petani sebagai BUMN dan UMKM, dengan menerapkannya sebagai badan usaha, pemerintah dapat merangsang pemulihan ekonomi, dan ia menyesal jika pemerintah tidak menghitung pandemi Covid-19. Kerugian yang diderita petani selama periode tersebut

Setelah pandemi Covid-19, seorang pria yang suka mengenakan beanie mengatakan bahwa operasi internal ekonomi tidak berubah, dan orang-orang jatuh ke dalam kemiskinan. Dia berkata: “Jika dunia pendidikan tidak bergerak, Komunitas akan menjadi bodoh. “Oleh karena itu, ia berharap bahwa kedua sektor ekonomi dan dunia pendidikan harus digulingkan secara tepat pada saat yang sama. Dari anggaran 695 triliun dolar AS yang disiapkan oleh pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional, Jazilul Fawaid berharap bahwa akan ada cukup anggaran untuk mengatasi para petani Dan pendidikan. Menurutnya, pendidikannya sangat penting agar petani bisa kembali normal. “Saya khawatir jika mereka tidak segera dirawat, Indonesia akan mengalami generasi kebodohan. “Sekolah dan petani tutup, dan banyak orang tua mengeluh. Kurangnya pendidikan menyebabkan banyak anak-anak mereka bermain game dan gadget online di taman kanak-kanak atau sekolah dasar.” Situasi ini tidak dapat berlanjut. Kata Jazilul. Dalam uraian di atas, Jazilul bersikeras bahwa Kementerian Agama segera membuka proses pengajaran Pesantren. Pemerintah harus segera membantu menyelamatkan petani dengan menerapkan perjanjian Covid-19 tentang petani. “Perjanjian pusat perbelanjaan sudah ada. Sejauh ini, petani ‘ Masa belum berakhir. “Apakah kamu harus menunggu sampai?” Tambahnya. -Sebagai lembaga yang mengajar, Jazilul Fawaid menekankan bahwa petani harus berpartisipasi dan mematuhi perjanjian sanitasi yang dikeluarkan oleh pemerintah. “Apakah kita mau atau tidak, kita harus mengikuti semua perjanjian yang dibuat oleh pemerintah,” katanya: — Alumni PMII mengatakan bahwa peraturan kesehatan Pesantren harus berbeda dengan yang ada di sekolah umum. Dia menambahkan: “Jika di mal, orang yang datang dan pergi dibatasi dan bergiliran.”

Menurut pandangannya, petani adalah lembaga pendidikan, ia memiliki ruang lingkup kegiatan sendiri, bisa di asrama atau asrama. Kegiatan 24 jam di bandara. Seperti yang dikatakan Jazilul Fawaid, perjanjian kesehatan yang ada harus mencakup 24 jam.

“Penerapan sistem isolasi yang ketat. Dia mengatakan bahwa hal yang paling penting adalah bahwa pemerintah harus menyiapkan masker, pembersih tangan dan alat tes medis.-Menurut Jazilul Fawaid Dengan kata lain, jika petani tidak memiliki asrama atau menggunakan sistem asrama, mereka dapat menggunakan prosedur kebersihan standar.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *