JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, memuji kinerja Polri dan Bareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowoyang yang berhasil mendekati satu ton narkotika Sabu asal Iran. Jaringan dealer internasional Banten Serang. Keberhasilan Satgassus Polri dalam memberantas peredaran narkoba akan membebaskan anak-anak negara dari jeratan barbarisme narkoba.

“Sapa polisi. Pandemi Covid-19 belum menjadi kendala bagi pelaku kejahatan untuk melakukan tindak pidana. Mereka mungkin mengira Polri terlalu sibuk untuk mengendus. Gunakan Covid -19. Mereka lupa” Bamsoet berada di Jakarta, Minggu Diumumkan (24/5/20).

Lewat kejadian ini, mantan Ketua Pansus III DPR itu mendorong Polri untuk lebih mengembangkan jaringan peredaran narkoba internasional yang beroperasi di Indonesia agar bisa mendeteksi dan menangkap hasil penyidikan tindak pidana di Mabes Polri. Kelompok kerja tersebut menggerebek hampir 1 ton kain tipis penyimpanan metilamin di Desa Kepandean Got, Desa Dalanggang, Kecamatan Taktakan, Kota Shilong, Kota Banten pada hari Sabtu. / 5/20).

Labu dibungkus plastik transparan dan disimpan dalam ratusan kotak. Selain mendapatkan bukti sabu, polisi juga berhasil memperoleh gelar BA dari Pakistan dan dua orang kriminal asal Amerika Serikat dari Yaman. Pengedar narkoba. Polisi nasional tidak boleh mengizinkan pengedar narkoba dan pengedar narkoba bertemu di negara tersebut. Bamsoet mengatakan: “Terungkapnya hampir satu ton peredaran narkoba setara dengan penyelamatan 3.284.000 anak muda.” Selain itu, mantan Ketua Umum Republik Demokratik Indonesia itu juga, pasokan narkoba di Indonesia masih tinggi karena tingginya permintaan. Hukum penawaran dan permintaan tidak dapat dipisahkan. Oleh karena itu, negara tidak dapat melancarkan perang untuk memberantas narkoba melalui polisi nasional atau agen negara lainnya saja. -Kerjasama masyarakat diperlukan untuk memutus rantai distribusi obat. Terutama pendidikan keluarga. Jika setiap keluarga bisa menjadi benteng pertahanan bagi anggota keluarganya. “Sebagus apapun pengedar dan pengedar narkoba pada akhirnya mereka akan pergi.“ Karena narkoba tidak dijual oleh anak-anak di Tanah Air, ”tutup Bamsoet.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *