Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, optimistis pariwisata menjadi salah satu industri yang akan berkembang di era gaya hidup baru. Diharapkan pemerintah mampu memberikan insentif khusus untuk menarik wisatawan kembali ke destinasi mereka sambil melaksanakan perjanjian sanitasi. 10 Bali baru, termasuk kawasan Danau Toba. Tentunya harus dijaga kehati-hatian untuk mempertahankan kesepakatan kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, ”kata Bamsoet dalam menulis webinar“ Strategi Pengembangan Pariwisata di Kawasan Toba di Era Gaya Hidup Baru ”, Kantor Ketua Konperensi Musyawarah Rakyat Indonesia Panitia Masyarakat Danau Toba, Jakarta, Selasa (6/9/20) Kapolsek PDT Sumut Martuani Sormin. Dr. Darwin Lumbantobing, Bupati Tapanuli Utara Nikon Nababan, Badan Pelaksana Penguasa Danau Toba Chief Executive Officer Arie Prasetyo dan Anggota Republik Demokratik Rakyat Indonesia 2014-Sahat Silaban, elektorat kedua Sumatera Utara 2019.Memberikan keindahan alam dan kebutuhan masyarakat yang ingin melepas penat pasca pandemi Covid-19 Bersikaplah konsisten. Masyarakat dan pemerintah daerah bisa memastikan tidak ada keramaian di sekitar kawasan wisata. Selain itu, pihak pengelola hotel memastikan semua sarana dan prasarana bersih. Bansuk mengatakan: “Ini kunci sukses. Selain itu masyarakat Batak memiliki sistem. Hubungan antar suku yang kuat bisa menjadi semangat membangun kawasan Danau Toba. “Hutanabe” atau “Membangun Desa Asal Mula Bersama.” “Semboyan ini memiliki makna yang sangat luas, terutama bagi para pendatang, mendirikan kampung halaman sendiri merupakan wujud dari semangat gotong royong yang menunjukkan nilai-nilai Pancasila. Toba akan terus berlanjut Ke depan, Anda akan menghadapi berbagai tantangan yang ada.Banyak orang percaya bahwa pejabat, pengusaha, seniman, dan budayawan, serta orang lain yang lahir di daerah tersebut merupakan sumber daya yang potensial untuk pembangunan.Perkembangan ekonomi Danau Toba khususnya Saat pandemi. Seperti sekarang, “jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia menjelaskan bahwa pada dasarnya permintaan akan pariwisata di masyarakat sangat tinggi. Dulu pariwisata hanya termasuk dalam permintaan tingkat ketiga, dan sekarang menjadi permintaan utama. Bahkan orang-orang bersiap untuk berhemat dan bersiap bepergian ke berbagai tempat. Tidak jarang setiap orang melakukan perjalanan dua hingga tiga kali setahun.

“Di era gaya hidup baru, salah satu paradigma baru pariwisata tidak hanya padatnya keramaian wisatawan, tetapi juga kualitasnya. Jika tempat wisata meninggalkan kesan dan pengalaman yang mendalam pada mereka, jika serius dan berkelanjutan Mengelola wilayah Danau Toba, kemungkinan akan segera keluar dari pandemi. ”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *