TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian dari sidang nasional, delegasi pimpinan MPR RI yang dipimpin oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut diadakan di Gedung Bhinneka Tunggal Ika Departemen Pertahanan AS. Koran Independen Jakarta Pusat (Merdeka Barat), Selasa malam (9/6). Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Jazilul Fawaid, Syarief Hasan, Zulkifli Hasan, Arsul Sani dan Fadel Muhammad hadir dalam pertemuan tersebut. Kedatangan presiden MPR sangat bagus. Berkenaan dengan kebijakan nasional dan pokok-pokok Undang-Undang Kebijakan Ideologi Pancasila (HIP), pembahasan yang dibahas memiliki makna strategis. –Sebenarnya karena pertemuannya cukup menyenangkan, Jazilul sempat memuji suara itu. Menurutnya sistem Kementerian Pertahanan sangat bagus. -Jazirul menyampaikan bahwa aksi unjuk rasa nasional diadakan untuk mempererat tali silaturahmi dan persatuan dengan seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, silaturahim etnik digunakan untuk menyerap keinginan masyarakat, terutama dalam masalah praktis. Salah satunya adalah “Undang-Undang Ideologi Pancasila”.

“Oleh karena itu, rapat ini diprakarsai oleh pimpinan MPR untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. Selain Sekretaris Pertahanan, pimpinan MPR juga bertemu dengan tokoh masyarakat. Perusahaan menyampaikan kepada sivitas akademika,” Kata Jazli. Menurut Jazl, salah satu kesimpulan dari pertemuan tersebut adalah kesepakatan kedua pihak bahwa ideologi Pancasila tidak boleh diganti dengan ideologi apapun. Di Indonesia, penggantian Pancasila (Pancasila) Potensi kecil.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *