TRIBUNNEWS.COM-Lestari Moerdijat, wakil ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, meminta pemerintah daerah memastikan persyaratan pelonggaran PSBB terpenuhi sebelum kebijakan pelonggaran di daerah dipenuhi. Diperkirakan jumlah antibodi Covid-19 positif di wilayah tersebut akan melonjak. Lestari Moerdijat mengatakan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/6): “Perekonomian sedang berkembang dan jika penyebaran Covid-19 tidak dikendalikan, bahkan akan menyebarkan wabah yang eksplosif. Menangani Covid-19 Achmad Yurianto. Pada tanggal 23 Juni 2020 terjadi peningkatan kasus baru yang cukup signifikan setidaknya di lima provinsi, yaitu Jawa Timur (258), DKI Jakarta (160), Sulawesi Selatan (154), Sumatera Utara (117) dan Papua ( 55). -Meski provinsi lain di Jawa, seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah, juga melaporkan masing-masing 31 dan 49 kasus baru positif Covid-19. Larry berharap, sebagai penggerak perekonomian, pemerintah daerah bisa mengevaluasi kebijakan yang sedang dijalankan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan banyak persyaratan untuk melonggarkan batasan sosial di wilayah tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia memerlukan enam hal, yaitu untuk mengendalikan penyebaran penyakit di daerah tersebut, sistem kesehatan dapat mendeteksi, menguji, mengisolasi dan melakukan pelacakan kontak terhadap semua kasus positif. Dapat diminimalkan; sekolah, kantor dan tempat-tempat penting lainnya dapat dan telah mengambil tindakan pencegahan; risiko kasus yang masuk dapat diobati, dan masyarakat telah menerima pendidikan, intervensi dan penguatan nyata untuk hidup dalam “ normal ” baru Dalam kondisi tersebut.

Tenaga Medis

Dalam hal ini, anggota Rerie yang juga merupakan anggota Majelis Konstituante II Indonesia Tengah, termasuk daerah Demak, Kudus dan Jepara adalah Staf medis menyatakan keprihatinannya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *