TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah harus melakukan inovasi-inovasi inovatif di bidang ekonomi untuk menghindari resesi ekonomi. Lestari Moerdijat, Wakil Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8), mengatakan berkurang 5,32%.

Nama panggilan Lestari Rerie menjelaskan, sejauh menyangkut situasi saat ini, diperlukan kebijakan untuk mengeluarkan sebanyak mungkin peluang yang potensial untuk menghilangkan ancaman data BPS yang mengutip krisis, menurut MP Partai NasDem tersebut, Banyak area pertumbuhan telah diperbaiki. Misalnya, empat sektor mengalami pertumbuhan negatif, yaitu sektor industri (-6,19%), sektor perdagangan (-7,57%), industri konstruksi (-5,39%), dan industri pertambangan (-2,72%). , Rerie menambahkan selama periode ini beberapa industri mencapai pertumbuhan positif. Sektor-sektor tersebut meliputi pertanian 2,19%, informasi dan komunikasi 10,88%, dan jasa keuangan 1,03%.

Ia mencontohkan, berdasarkan data tersebut, pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk terus mendorong tumbuhnya sektor-sektor potensial untuk memacu perkembangan perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi.

Rerie percaya, ketika setiap orang perlu menjaga jarak untuk menghindari penyebaran Covid-19, bidang teknologi informasi dan komunikasi harus dapat dimanfaatkan secara optimal.

Demikian pula di sektor pertanian, Rerie yang digarisbawahi mencatatkan pertumbuhan positif. Kebijakan yang dapat merangsang sektor pertanian negara harus segera dilaksanakan.

“Meningkatkan konsumsi produk pertanian lokal berpotensi menggairahkan perekonomian nasional. Karena sektor pertanian merupakan sumber pangan yang banyak dibutuhkan masyarakat,” kata Rerie, disamping perekonomian global yang juga terkena dampak pandemi Covid-19, akan mendorong perkembangan perekonomian nasional. , Memaksimalkan potensi ekonomi negara merupakan langkah strategis.

Di sisi lain, ia menyimpulkan: Dengan mempromosikan penggunaan alternatif yang lebih ekonomis dan gaya hidup hemat, ancaman resesi ekonomi harus dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *