Bambang Soeatyo, Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR, mencontohkan, laporan kinerja lembaga nasional akan dilakukan langsung setelah sidang tahunan MPR.

Baca: Seusai rapat tahunan, MPR Indonesia akan merilis laporan kinerja lembaga nasional secara online – laporan kinerja bukan laporan ke MPR, tetapi laporan kepada rakyat. MPR hanya mendorong lembaga negara untuk menyampaikan laporan kinerja melalui rapat tahunan MPR. Pada Jumat (7/8/2020), digelar pertemuan pakar media bertema “Konferensi Tahunan MPR: Konvensi Konstitusi dalam Rangka Pelaporan Kinerja Instansi Publik” di Bandung, Jawa Barat.

Baca: Rapat Ketua MPR Komnas Ekonomi AHY Bahas Kelanjutan Isu Nasional-Ketua MPR dan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad Hadiri Temu Pakar Media, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid Ternyata Ikut Pakar Media pertemuan. Hadir pula Siti Fauziah, Kabag Humas MPR, Budi Muliawan, Kabag Berita, Hubungan Antar Lembaga dan Layanan Informasi, serta 26 perwakilan media (cetak, elektronik dan online).

Bamsoet semula mengatakan MPR harus bernuansa baru, yakni laporan kinerja harus disampaikan langsung oleh pimpinan lembaga negara. Ia mengatakan: “Kami mulai dengan pimpinan BPK, MK, MA, KY, DPD, dll., Dan berkomunikasi dengan pimpinan hampir semua lembaga nasional. Mereka menyambut baik hal ini.” Presiden berbicara dengan kepala negara pada rapat tahunan MPR terakhir. Identitas menyampaikan kinerja lembaga nasional. Dia mengatakan: “Sangat mungkin laporan kinerja lengkap dari badan negara akan diserahkan kepada pimpinan MPR dalam bentuk tertulis.” Laporan kinerja lembaga nasional akan dipublikasikan.

“Kami menggunakan teknologi tercanggih dalam media streaming dan format seluler melalui YouTube. Kami pergi ke kepala badan untuk langsung menyampaikan laporan kinerja, dan kemudian mencatatnya. Kemudian” akan diputar setelah rapat MPR tahunan. Dengan cara ini masyarakat dapat mendengar laporan kinerja lembaga negara. “” Bamsoet menjelaskan. “Mudah-mudahan tahun depan kalau sudah tidak ada lagi pandemi Covid-19, kita adakan MPR tahunan. Ia menambahkan:“ Sesuai aturan tata tertib MPR, seluruh rakyat Indonesia akan langsung dilaporkan kinerjanya pada rapat tahunan MPR. ”Rapat Tahunan MPR. Rencananya akan digelar pada Jumat, 14 Agustus 2020. MPR, DPR, DPD dan Sekretaris Negara menggelar beberapa kali pertemuan dan merencanakan pelaksanaan persidangan

baca: Kunjungi Pindad, Bamso, dan jelajahi kendaraan taktis v MAUNG dan uji senapan serbu SS2-V4 HB mulai satu hari Mulailah, sepanjang hari. Rapat pagi dipimpin oleh Ketua MPR, dan rapat sore dipimpin oleh Ketua DPR.

Menyelenggarakan rapat tahunan MPR di pagi hari, dan menyampaikan agenda organisasi DPR dan rapat gabungan DPD laporan kinerja nasional, dan agenda pidato nasional HUT RI. Rapat makan siang merupakan rapat paripurna DPR, dan agendanya adalah agenda penyampaian laporan keuangan RAPBN 2021.

“Sidang dilakukan secara ketat sesuai dengan kesepakatan Covid-19. Hanya sebagian kecil dari setiap fraksi yang mewakili presiden, wakil presiden, dan pimpinan lembaga negara untuk menghadiri rapat tahunan MPR secara langsung. Anggota lain juga melakukan tindak lanjut virtual, seperti zooming YouTube dan media streaming, ”jelas Bamsoet.

Baca: Sebenarnya Masalah Bamsoet dengan Covid-19 dari Zona Merah Hingga Penguatan UMKM-Pada Rapat Tahunan, MPR (Bentuk Kepemimpinan Sebelumnya) kemungkinan besar akan tetap ada. Presiden MPR, Presiden DPR dan Presiden DPD. Menurut perjanjian Covid-19, para pemimpin lain duduk di barisan depan, berjauhan.

“Rapat tahunan MPR sesederhana perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang diadakan di Istana, hanya diikuti enam pimpinan lembaga negara,” pungkas Bansut. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *