TRIBUNNEWS.COM-Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Massachusetts mengucapkan selamat kepada Benny Ramdhani yang baru saja dilantik sebagai Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ), dan sebagai bukti kemampuannya, di bawah pengaruh pandemi Covid-19, tindakan cepat untuk mengurus, melindungi, membantu, dan memenuhi keinginan WNI dan TKI di luar negeri. – “Kepada Benny Ramdhani yang baru saja diangkat sebagai Kepala BP2MI. Banyak TKI di Malaysia, Arab Saudi dan tempat lain yang mengutarakan harapan bahwa Covi-19 sangat sulit. Mereka mengupayakannya. Bantu, lindungi, bahkan evakuasi. Pak, selamat membantu mereka, tentunya dengan kerja sama sebesar-besarnya dengan Menlu, ”ujarnya dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis, 16 April. Dalam Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia No. 18 Tahun 2017, salah satu tugas Kepala BP2MI adalah memastikan perlindungan TKI sekaligus berkoordinasi dengan perwakilan Republik Indonesia di negara tujuan. Ia mengatakan: “Koordinasi ini harus optimal.” Di saat yang sama, HNW, salah satu anggota DPR RI dari Konstituensi Jakarta II, mengaku memiliki banyak harapan untuk kebutuhan perlindungan anggota tripartit asing. Pemerintah Indonesia dalam pandemi Covid-19. Yang ini. Keinginan ini juga langsung disampaikan kepada pemerintah Republik Indonesia.

<< Surat terbuka dari Koordinator Serikat Pekerja Migran Indonesia-Arab Saudi kepada Presiden Jokovy dan pernyataan bersama Aliansi Organisasi Masyarakat Malaysia-Indonesia. Katanya, pemerintah Indonesia harus segera membantu, melindungi, atau mengevakuasi TKI atau WNI yang terkena Covid-19, ”kata Wakil Ketua Komite Syuro PK Sejahtera Benny Ram yang baru-baru ini diangkat sebagai Ketua BP2MI Dani (Benny Ramdhani) menjawab, sekaligus menitipkan bukti kredibilitasnya kepada Kepala BP2MI.

“Berdasarkan UU No 2. Pada 18 November 2017, Kepala BP2MI bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri. Keinginan ini penting dan harus segera direalisasikan. Untuk alasan ini, sangat penting untuk memiliki tingkat koordinasi dan kerja sama terbesar dengan Menteri Luar Negeri, dan saya juga menulis surat kepada Menteri Luar Negeri.

Dalam rangka menjalankan misi WNI dan Imigran Indonesia, HNW mengirimkan surat kepada 19 organisasi WNI Malaysia untuk membuka surat dan joint letter dari Menteri Luar Negeri Malaysia, Menteri Luar Negeri dan Panitia Pertama LN serta Panitia Kesembilan DPR. – “Lembaga publik ini dapat membantu WNI WNI dan PMI yang terdampak di 19 negara, dan sangat penting bagi WNI untuk memenuhi syarat pencalonan di LN dan PMI sebelum level evakuasi dikembalikan ke negaranya,” pungkasnya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *