Bambang Soesatyo, Ketua TRIBUNNEWS.COM-MPR, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk berani menghadapi tantangan dan bersiap mempraktikkan cara hidup baru. Kita harus memiliki keberanian untuk mengadopsi cara hidup baru yang ditentukan oleh peraturan kesehatan, sehingga setiap orang memiliki kesempatan untuk bertahan hidup dan bergerak maju, sambil menghentikan penghancuran semua aspek kehidupan. Karena pandemi Covid-19.

Jika itu tidak dapat diselesaikan dengan segera dengan model kehidupan baru, pandemi Covid-19 akan menghancurkan dan menghancurkan segalanya, terutama sektor ekonomi, dan semua perilakunya yang berlebihan akan menyebabkan penderitaan bagi kehidupan manusia. Banyak orang. Tidak dapat dipungkiri bahwa gangguan kecemasan menimpa banyak orang.

Menurut Ketua MPR, ketika pandemi Covid-19 terbukti tak terhitung durasinya, dilema itulah yang pertama kali muncul. Tunggu sampai akhir, atau persekongkolan untuk mencegah kehancuran. Jika Anda memilih untuk menunggu, berapa lama pilihan akan bertahan? Kami juga tidak bisa menjawab.

“” Itu tidak bisa dihindari dan sangat logis. Pilihannya adalah untuk dapat hidup berdampingan dengan virus korona. Strateginya adalah mengadopsi gaya hidup baru. Untuk menghindari kemungkinan penandatanganan kontrak Covid-19 maka harus dibuat kesepakatan kesehatan, dan setiap orang harus mematuhi dan melaksanakan kesepakatan tersebut tanpa terkecuali, terutama di tempat umum, ” ujarnya.

Sebenarnya, dalam pandemi Covid-19, tidak mudah memutuskan cara menerapkan gaya hidup baru. Ini tidak mudah karena terkait langsung dengan perilaku puluhan juta orang. Namun, ketika setiap orang menyadari urgensi pemulihan kehidupan dan aktivitas produksi, mereka harus memilih untuk mengadopsi gaya hidup baru yang sesuai dengan peraturan kesehatan. 19. Pilihan ini juga memungkinkan setiap orang untuk maju. Apalagi, jika dia patuh dan bersedia menerapkan prosedur kesehatan secara konsisten, tidak ada yang perlu khawatir atau meragukan gaya hidup baru ini. Karena protokol kesehatan itu sendiri memaksa setiap orang untuk berhati-hati saat berinteraksi di tempat umum, ” kata Bamsoet.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *