TRIBUNNEWS.COM, Ketua BOGOR-MPR Bambang Soesatyo, Komite Pengembangan Ideologis Pancasila (BPIP), Gerakan Pembangunan Persatuan Nasional (GERAK BS), empat pilar sukarela MPR RI, Generasi Lintas Budaya dan Kitabisacom memberikan bantuan kepada Asosiasi Petani Indonesia dan Milenium. (HPPMI). Para petani milenial akan menerima 400 juta rupee dari sumbangan masyarakat melalui program MPR RI Care-Opponent Covid-19, yang akan digunakan untuk mengembangkan berbagai industri pertanian dan peternakan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Pertanian mereka dan pembiakannya.

Baca: Bamsoet mendistribusikan 250 paket makanan ke komunitas seniman jalanan

Rasio Bamoset, milenial yang berani terlibat dalam berbagai perusahaan pertanian dan peternakan adalah pahlawan untuk memastikan kedaulatan pangan Indonesia di masa depan. ——————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————— telah membawa antusiasme baru dan semangat dengan meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan negara HPPMI (12 Juli 7, 2020). Pancasila Ideology (BPIP) Calciono (anggota staf khusus komite pengarah BPIP) ayah Benny Susetyo, ketua Yayasan Generasi Antar Budaya Olivia Zalianty dan ketua umum gerakan BS Aroem Alzier. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mendorong produk pertanian hortikultura berbasis jamur sebagai salah satu pilar HPPMI untuk terus berkembang, menjadikannya

Baca: Bamsoet mendorong pemerintah untuk merangsang pembangunan ekonomi secara maksimal, -Indonesia bangga menjadi eksportir jamur terbesar di dunia Salah satu negara. -Kementerian Pertanian menunjukkan selama 2018-2019 bahwa produksi tahunan rata-rata jamur di negara ini adalah sekitar 33.000 ton. Permintaan domestik mencapai 48.000 ton.

“Ini berarti masih ada sekitar 15.000 ton ketidaksesuaian yang tidak dapat diselesaikan melalui produksi dalam negeri. Ini adalah peluang besar bagi petani jamur. Ditambah dengan adanya pandemi Covid-19, masyarakat membutuhkan kesehatan. Makanan, seperti jamur. Akan meningkat. Tanpa dampak ekonomi pada pertanian nasional, yang terbaik adalah membuat jamur domestik puas dengan produksi dalam negeri.

Wakil ketua Federasi Perindustrian dan Perdagangan Indonesia menambahkan bahwa dengan peningkatan produktivitas jamur domestik Untuk meningkatkan, Indonesia juga dapat menargetkan pasar ekspor.-Pada tahun 2007, Indonesia memasuki lima negara teratas untuk ekspor jamur. Volume ekspor ke Jerman, Rusia, Amerika Serikat dan Jepang mencapai 18.000 ton. Pada tahun mendatang, setelah kebutuhan negara dapat dipenuhi, peluang ekspor tetap Buka

Baca:. Bamsoet:. Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) mendukung penciptaan World Congress Syuro diprakarsai oleh MPR Indonesia

Akhirnya, Bamsoet mengatakan bahwa kekuatan teknologi informasi telah membuat pertanian dan di Indonesia Industri peternakan berkembang pesat. -Sementara membuka pasar, gunakan teknologi informasi seperti media sosial untuk mencari informasi pembangunan. “Dengan cara ini, petani Indonesia dapat bekerja di desa dan kota sementara dengan urusan global,” simpul Bamsoet. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *