Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ketua MPR Bambang Soesatyo mengungkapkan bahwa jika masih ada kekhawatiran tentang pandemi Covid-19, pertemuan tahunan MPR RI, rapat gabungan DPR dan pekerjaan DPD akan diadakan tahun lalu. Mereka digabung menjadi satu departemen, dipimpin oleh Ketua Dewan Permusyawaratan Rakyat Indonesia, Ketua Parlemen Indonesia dan Ketua Dewan Daerah Republik Indonesia.

(2) Kode Etik MPR di Bagian RI dilaksanakan dengan mendengarkan para pemimpin lembaga-lembaga nasional secara langsung menyerahkan laporan kinerja kelembagaan mereka kepada publik dalam laporan tahunan mereka Pertemuan MPR tidak diwakili oleh Presiden. Fraksi dan kelompok DPD sepakat untuk mengadopsi format pertemuan yang disederhanakan. Ketua MPR R I akan mengumumkan upacara pembukaan dan ketua parlemen Indonesia akan mengumumkan upacara penutupan. Presiden Joko Widodo hanya pidato, dan tidak perlu naik dan naik podium seperti tahun-tahun sebelumnya. Pidato presiden akan segera membahas lembaga nasional dan laporan tahunan presiden, serta kemajuan pembangunan regional dan pidato pada peringatan 75 tahun kemerdekaan Indonesia. Situasi kami singkat, “kata Bamsoet setelah memimpin pertemuan bersama antara Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia dan Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia dan Kelompok DPD RI pada Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia di Jakarta pada Kamis. 16/20 / 20) Ahmad Basarah, Arsul Sani dan Fadel Muhammad, sementara Wakil Presiden MPR Indonesia Lestari Moerdijat, Hidayat Nur Wahid dan Syarief Hasan hampir hadir, sementara para pemimpin fraksi MPR RI termasuk TB Hasanudin (PDJ Perjuanganan), Idris Rai Na (Golkar), Sopriyatno (Gerindra), Nennom Malaham (PKB), Taufik Bassari (Nasdem), Benny K. Harman (Partai Demokrat), Tifa Tur Simbilin (PKS), Ali Tahe (PAN), Iqbal (PPP), Intsiawati Ayus (PK) DPD) dan Sekretaris Jenderal MPR RI Ma’ruf Cahyono .

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Jelaskan bahwa karena Covid-19 masih menjadi pandemi, pertemuan tahunan MPR e RI dan pertemuan bersama DPR RI-DPD RI akan membatasi kehadiran fisik anggota MPR RI, anggota DPR RI dan DPD RI serta tamu, sementara mereka yang tidak hadir dapat hadir. Berpartisipasi secara virtual.

“Hanya di MPR RI, DPR RI, DPD RI, fraksi MPR RI, fraksi DPR RI, DPD, BPK, MA, MK, Kenny (KY), Presiden dan Wakil Ketua, Menteri Koordinator, Komandan Pasukan Pertahanan Indonesia dan kepala polisi nasional, serta mantan presiden, mantan wakil presiden dan pemimpin partai politik. Bamsoet mengatakan: “Bangunan Nusantara biasanya dapat menampung ribuan orang, dan hanya dapat menampung sekitar 300 orang yang terpisah satu sama lain.”

Kepala Departemen Pertahanan FKPPI dan Wakil Presiden Pancasila Youth General menjelaskan bahwa dalam Konstitusi 18 Agustus 2020 Selama Peringatan, MPR RI akan terus mengadopsi protokol sanitasi di gedung Republik IV MPR Nusantara, dengan undangan terbatas pada kurang dari seratus. Ribuan.

“Hanya untuk ketua lembaga nasional, fraksi / ketua kelompok DPD << ketua organisasi / komite, menteri, ketua BPIP, komandan TNI, kepala polisi nasional, pemimpin partai politik dan organisasi massa antaragama," jelas Bamsoet Mengatakan.

Wakil ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia menambahkan: Tim RI dan DPD RI juga memutuskan bahwa jika peringatan 75 tahun berdirinya RI MPR adalah 29 Agustus 2020, itu hanya akan diperingati. Ada aktivitas jalan sehat setahun sekali, dan aktivitas MPR mencapai puncaknya. Berdoalah bersama di halaman terbuka gedung Parlemen yang tahun ini akan dihapuskan karena pandemi Covid-19.

“Sebagai imbalannya, MPR RI mengadakan seminar internasional di mana siapa pun dari mana saja dapat berpartisipasi untuk membahas pembentukan Kongres Dunia Parlemen Syuro yang diprakarsai oleh MPR RI. Bansout menyimpulkan:” Di panggung internasional Diplomasi internasional. MPR RI akan mempertemukan parlemen dengan sistem yang sama dari berbagai negara untuk memperkuat kerja sama timbal balik. “

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *