Bambang Soesatyo, Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR di Jakarta, berharap Muhammad Syarifuddin akan terpilih sebagai Presiden Mahkamah Agung dari 2020 hingga 2025 untuk menggantikan Hata Ali yang akan segera pensiun. (Hatta Ali) untuk lebih meningkatkan kualitas sistem peradilan. Dengan cara ini dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjamin keadilan publik. Tombak yang membela keadilan memikul tanggung jawab yang sulit. Tugas dan tanggung jawabnya tidak hanya di hadapan umat manusia, tetapi juga di hadapan Tuhan, “kata Bansut di Jakarta, Senin (6/4/20).

Indonesia, mantan ketua Komite Ketiga Dewan Perwakilan Rakyat Republik, bertanggung jawab atas hukum dan hak asasi manusia Menteri Dalam Negeri percaya bahwa Muhammad Syarifuddin (Muhammad Syarifuddin) memiliki hak untuk memimpin Mahkamah Agung, dan Syarifuddin memiliki kemampuan, kemampuan dan profesionalisme untuk melayani sebagai Mahkamah Agung. Ini adalah lembaga yang dihormati oleh rakyat. Dia mulai melayani sebagai Banda pada tahun 1981. Karier seorang hakim Pengadilan Negeri Aceh hingga 2011 menjadi kepala Biro Pengawas Mahkamah Agung, dan baru-baru ini menjabat sebagai wakil presiden Mahkamah Agung bidang Yudisial mulai 2016. Ini cukup merepotkan dan gratis, terbukti integritas integritas hakim yang bersangkutan telah diuji dan dibuktikan. “Sekarang saatnya untuk mengatakan apakah dia akan mempertahankan integritas saya sebagai Hakim Agung. Karena jabatan barunya penuh godaan. Bamsoot mengatakan:” Mahkamah Agung sebaik presiden (eksekutif) dan (undang-undang). Peran wakil rakyat. “Orang-orang mengawasi pekerjaan anggota Kantor Kepresidenan dan Komite Perwakilan Rakyat. Terutama di era digital sekarang ini, mudah bagi orang untuk memantau perilaku dan perilaku abnormal para hakim dan lembaga peradilan di berbagai daerah.

” Geser jari Anda di media sosial Orang-orang dapat membuat insiden virus dan pada akhirnya menimbulkan keprihatinan yang meluas. “Oleh karena itu, para hakim dan lembaga peradilan belum memainkan peran mereka. Dalam menjaga keadilan masyarakat, sangat penting bagi para hakim dan lembaga untuk mempertahankan profesionalisme mereka sebagai” wakil Tuhan di bumi ” .

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *