Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Wakil Ketua MPR Indonesia Lestari Moerdijat menghargai bahwa pemerintah telah mulai membuka pendaftaran kepada publik untuk memulai tahap pertama memperoleh kartu pra-kerja mulai Sabtu (11/4). Alasan untuk berhati-hati adalah bahwa kuota untuk putaran pertama kartu kuota hanya memengaruhi 164.000 pekerja, sementara mereka yang membutuhkan pekerjaan mencapai jutaan.

“Ketika pemerintah menetapkan jalan isolasi sosial akibat epidemi Covid-19, sejauh ini, banyak perusahaan telah mem-PHK atau bahkan mem-PHK karyawan. Menurut informasi yang semakin banyak, 1,2 juta orang telah di-PHK,” 2020 Pada hari Senin, 13 April, Lestari Moerdijat di Jakarta mengatakan. . Pesan sambutan yang akrab dari Lestari Moerdijat, Rerie mengatakan: “Jangan biarkan mereka frustrasi karena mereka dihantam oleh kondisi yang tidak memuaskan.” Misalnya, berapa banyak orang di atas 50 yang masih diizinkan mendaftar?

Larry juga mengingatkan bahwa setelah belajar dan pelatihan, sudahkah pemerintah bersiap untuk tindakan lanjutan, seperti memberi mereka peluang atau peluang kerja? Dia mengatakan: “Apakah pemerintah siap untuk menyambut data tentang jumlah perusahaan mereka? Hanya setelah mereka mendaftar dan berpartisipasi dalam pelatihan mereka dapat menganggur lagi.”

Dia menambahkan bahwa motivasi pendaftar juga harus dipelajari. Dia menambahkan: “Jangan biarkan mereka mendaftar hanya untuk mencoba. Setelah lulus, mereka akan mengamati dan melacak. Penting untuk tidak meninggalkan anggaran sebesar 20 triliun rupee yang disiapkan untuk rencana, yang merupakan pemborosan.” — -Karena pendaftaran dilakukan secara online, anggota dewan mengingatkan pemerintah untuk membuat persiapan yang tepat untuk infrastruktur, jaringan, sistem dan IT …- “Jangan memaksa pendaftar dipaksa karena infrastruktur online pendaftar belum siap. Kami tidak siap Apakah Anda tidak ingin mendengar prosedur untuk mempersiapkan masalah, tetapi membawa masalah baru.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *