Liputan Jakarta Tribunnews.com Vincentius Jyestha-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Berdasarkan survei Charta Politika tentang tren kepercayaan di lembaga-lembaga tingkat tinggi nasional, ia menunjukkan bahwa MPR memiliki 62% kepercayaan publik.

MPR dikenal berada di urutan kedua. Di TNI, ke-5 setelah Presiden Polri dan KPK.

Terkait hal itu, Jazilul Fawaid, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia, mengapresiasi hasil pemeriksaan tersebut.

“Alhamdulillah, saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terus memberikan semangat dan dukungan kepada MPR,” ujar Jazirul di Gedung DPRD Jakarta, Jumat untuk “meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap MPR sebagai anggota Sealed SEAL”. Dikatakan dalam diskusi tentang pilar. / 2020) .

Jazilul mengumumkan tingkat kepercayaan publik yang tinggi kepada MPR, menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia merespons secara positif.

Baca: Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Bamsoet mengajak mereka meloloskan empat Pilar Musyawarah Rakyat Indonesia

Selain itu, kepercayaan masyarakat yang besar tidak terlepas dari misi MPR. Misi MPR telah diposisikan sebagai perekat negara sejak awal. Dengan tokoh-tokoh bangsa dengan berbagai niat, di antaranya mengirimkan undangan untuk menghadiri pelantikan, dan terus membina silaturahmi sembari membahas dan menyerap berbagai persoalan bangsa, salah satunya menyangkut amandemen. Jazirul menjelaskan, kecuali presiden, semua lembaga negara lainnya memiliki kepemimpinan kolektif dan perguruan tinggi.

Baca: Pertemuan dengan Ketua MPR Ketua Umum Partai Gelora untuk membahas RUU Pemilu Perlakuan China terhadap Covid-19-menurutnya, iklim merupakan faktor yang paling berpengaruh dalam kepemimpinan kolektif universitas.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *