TRIBUNNEWS.COM-Meningkatkan kemampuan transportasi sumber daya manusia (SDM) dalam keselamatan dan keamanan sungai, danau, dan penyeberangan pejalan kaki (SDP) merupakan salah satu tugas penting sektor transportasi. Setelah PM No. 122/2018 berlaku, Administrasi Umum Angkutan Darat, yang sebelumnya disediakan oleh Administrasi Umum Angkutan Darat dan Laut, kini secara resmi menerapkan fungsi jaminan keselamatan transportasi laut dari SDP. Oleh karena itu, Administrasi Umum Angkutan Darat memberikan nasihat teknis di lingkungan angkutan SDP untuk mendukung fungsi keselamatan dan keamanan angkutan laut SDP. , Sedang dalam proses. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, saya mengajak rekan-rekan dari TSDP Council dan peserta bimbingan teknis hari ini untuk bekerja sama mempercepat implementasi fungsi keselamatan dan keamanan SDP. Direktur Administrasi Umum Angkutan Darat mengatakan: “Angkutan agar Administrasi Umum Angkutan Darat dapat sepenuhnya melaksanakannya.” Telaga Pandu Unianto dan penyeberangan, Rabu (22/7) sore di Hotel Green Peak Bogor Barat dan Pameran Jawa akan dilaksanakan pada tahun 2020 Dalam “Pedoman Teknis untuk Prosedur Audit Manajemen Keselamatan Kapal” (ISM-Code) yang diadakan sebelum 25 Juli.

Secara umum Bimtek akan membahas dua macam materi, yaitu Safety Management Certificate (SMC) dan dokumen. Persyaratan kemahiran untuk penerbitan Sertifikat Manajemen Keselamatan (SMC), dan dokumen kepatuhan kapal (DOC) SDP. – “Berdasarkan anjuran teknis, perwakilan dari Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) dan biro TSDP seluruh Indonesia berpartisipasi dalam pertemuan tersebut. Total 35 anggota berpartisipasi dalam ipant. Semua peserta diwajibkan memberikan arahan teknis untuk mempersiapkan tantangan tersebut. Bersamaan dengan itu, semakin berkembangnya tantangan dan meningkatnya kebutuhan akan layanan transportasi SDP yang aman, nyaman dan aman bagi masyarakat untuk mendukung pesatnya perkembangan masyarakat.Ekonomi sektoral terutama konektivitas kawasan, distribusi logistik dan kawasan wisata strategis nasional ( KSPN). Kita dapat memahami bahwa tugas-tugas ini tidak mudah, tetapi saya yakin dan percaya bahwa melalui kerja keras, koordinasi dan komunikasi yang baik dengan semua pihak, kita bisa mendapatkan tambahan Pan Du. -Pan Du dalam sambutan pembukaannya Mengatakan: • Peserta bimbingan teknis berperan aktif dalam penyusunan organisasi dan tata kerja terkait PM 122/2018. Bentuk Kementerian Perhubungan:

1. Merencanakan dan meningkatkan / membangun fasilitas SDP yaitu membangun kapal penyeberangan, Bus air dan kapal patroli;

2. Rencana peningkatan / pengembangan infrastruktur SDP, yaitu pembangunan pelabuhan / terminal di lokasi-lokasi strategis sesuai dengan Renstra 2020-2024;

3. Penyusunan peraturan, yaitu, dan tanggung jawab Fungsi dan hal-hal yang berkaitan dengan kewenangan, terutama yang terkait dengan sertifikat keselamatan kapal SDP, lalu lintas dan navigasi, fungsi portabel, serta patroli dan penegakan hukum di SDP

4. Dengan memperkuat hubungan dengan Poltrans SDP Palembang dan / atau BP2TL Ditjen Kerja sama Hubla untuk meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia yaitu menyelenggarakan program pelatihan (termasuk pelatihan personel patroli, STC dan operator bandara serta pelatihan keterampilan SDP lainnya);

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *