TRIBUNNEWS.COM-MV penyelamatan (penyelamatan) koordinasi dan pekerjaan koordinasi. Pada 11 Mei 2020, Shahraz pemilik bendera Iran kandas di perairan Batu Berenti di Pulau Sambu di Kepulauan Riau lalu dilanjutkan. Balai Karimun adalah pemimpin industri yang bekerja keras untuk menyelamatkan MV. Shahraz kandas.

Kapten KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Kapten Barlet (Barlet) mengatakan bahwa kapten kapal dan pihak terkait telah melakukan tindakan untuk mengelola kapal yang terdampar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Lingkungan laut dan keselamatan awak,” kata Kapten Barrett saat memimpin diskusi penanganan MV dan rapat koordinasi. Shahraz di Batam. Semua kegiatan penyelamatan dilakukan oleh PT. Insinyur penyelamat Samoedra sebagai perusahaan penyelamat dan PT. Snepac ditunjuk sebagai perusahaan transportasi.

Juga, itu kaptennya. Barlet mengungkapkan bahwa area / lokasi kapal kandas tidak ditetapkan sebagai kawasan lindung laut, dan menurut hasil survei bawah air tidak ditemukan terumbu karang di kawasan ini, melainkan kawasan berbatu. », Tegasnya. “Nakhoda menyimpulkan bahwa mereka siap mendukung bongkar muat kapal, termasuk pemilik / operator yang bertanggung jawab untuk memenuhi segala kewajiban yang timbul akibat tenggelamnya, termasuk apakah ada pertanyaan apakah pihak yang dirugikan menuntut ganti rugi,” tutup kapten. Balet

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *