TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sosial Juliari P. Batubara memenuhi janji Presiden Joko Widodo untuk membanjiri korban di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Jiwa tersebut bernilai 3,72 miliar. “Inilah kesadaran masyarakat di Sukajaya, khususnya empat desa yang terkena longsor,” kata Ali, panggilan menteri tersebut.

Baca: Jokowi Minta Kepala Daerah Awasi Bansos di KTT Covid-19 Jawa Timur

Mensos pun menjelaskan masih ada hari-hari pascabencana ia mendampingi Presiden. Tanah longsor terjadi di daerah tersebut.

“Kalaupun presiden ada di sini, waktu itu hujan, jadi kami takut. Itu kan presiden dan beberapa menteri besar di sini. Saya bilang ayo kita buruan cepat ke sana,” kata DPP. Mantan anggota. Ada dua periode yang mengingat peristiwa waktu itu.

Baca: Kemensos dan IMI bekerjasama untuk menyalurkan bansos kepada pekerja otomotif yang terkena pandemi

Pada tahun 1753, Bupati Bogor Ade Yasin memberikan bantuan sementara Penampungan, Badan Perlindungan Sosial Pepen Nazaruddin dan Komandan Korem 061 / Surya Kencana Brigjen TNI juga berada di depan Dirjen Perlindungan dan Kementerian Sosial. Agus Subiyanto (Agus Subiyanto).

Menteri Sosial menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bogor dan Presiden Dan Rem 061 yang telah membantu memenuhi janji Presiden Joko Widodo. — Mensos juga mengimbau Bogor untuk mengkaji daerah rawan bencana: Mensos menyatakan: “Menurut saya beberapa daerah rawan longsor sudah dikaji secara mendalam.”

“Artinya, Meski bukan tempat-tempat tersebut masih sangat layak untuk ditinggali, karena jika kawasan tersebut masih berpenghuni, walaupun banyak orang yang hidup, kecuali jika ada bencana alam yang diakibatkan oleh bencana alam, sebaliknya di Indonesia, namun jika tidak ada penghuni yang hidup maka kerugian, terutama korban jiwa. Bisa diminimalisir. ”Pada Januari 2020, bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat terjadi di 4 Kecamatan di Kabupaten Kabupaten (Kecamatan Nangong, Kecamatan Dekigood, Kabupaten Sukajaya dan Kecamatan Jasin). Kanada) menyebabkan hujan lebat. Terobosan besar dalam penyaluran bansos, Menteri Sosial Juliari: Kita penuh krisis

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *