TRIBUNNEWS.COM, Magelang-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah mengatakan, Kementerian Ketenagakerjaan telah memperoleh data gelombang kedua atau kedua dari 3 juta calon penerima bantuan upah / upah subsidi (BSU) BPJS Ketenagakerjaan. Dari BPJS Ketenagakerjaan, diperoleh data 3 juta calon pendamping subsidi upah / upah. Kita harapkan bisa dibayar minggu ini juga, ”kata Menteri Ketenagakerjaan Ida di Magelang, Jawa Tengah, Selasa. Total target penerima BSU adalah 15,70 juta. Tahap pertama awalnya 2,5 juta, lalu kita kalikan di step 2. Sampai 3 juta. Ia mengatakan berharap semakin banyak teman yang menerima transfer pemerintah. Setelah itu kami kirimkan ke KPPN. Dana tersebut akan langsung ditransfer dari KPPN ke penerbit program subsidi upah Bank HIMBARA (Nasional Banking Association). Transfer langsung dari Bank HIMBARA ke rekening pekerja penerima program “jelasnya – namun, Menaker Ida mengatakan: Pada gelombang pertama, ada pekerja yang memasukkan nomor yang sudah tidak aktif, menurutnya Dikatakan bahwa ini sangat sulit untuk partainya. Ida mewajibkan pekerja untuk memastikan akunnya aktif dan tidak mengirimkan dua akun.Perusahaan harus berkomunikasi dengan karyawan untuk mengirimkan akun yang masih aktif.

Penyaluran BSU tahap kedua sudah dilakukan.Setelah mengecek ulang 3 juta data, Ida menanyakan calon penerima BSU. Mereka sudah menyerahkan nomor rekening dan memenuhi syarat, tapi saya tidak terima transfer dari pemerintah. , Jadi harap bersabar. Ia meminta untuk bersabar. “Teman-teman saya sudah mengajukan akun yang masih berlaku. Selama menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan atau memenuhi persyaratan yang ditentukan, tinggal menunggu waktu saja,” jelasnya. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *