Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Untuk memastikan perlindungan dan penghormatan hak-hak penyandang disabilitas, Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menandatangani nota kesepahaman tentang pelatihan dan penempatan penyandang disabilitas. Pekerja penyandang disabilitas di BUMN. Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah dan Menteri BUMN Erick Thohir memimpin langsung upaya bersama ini di Ruang Tridharma Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Rabu (2020/7/22). Pada 8 Agustus 2016, khusus terkait Pasal 53 ayat (1), pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD harus mempekerjakan paling sedikit 2% dari jumlah tenaga kerja penyandang disabilitas. Teman-teman BUMN khususnya dan pimpinan BUMN diwajibkan untuk bekerja sama dan sekarang menandatangani kerjasama selanjutnya dengan Menteri BUMN yang akan ditindaklanjuti oleh semua perusahaan yang dikelola oleh departemen BUMN, ”kata Menaker Ida. Pada saat pandemi Covid-19, Menaker Ida berharap emiten dapat memanfaatkan dan terus memberikan kesempatan untuk membuktikan peran dan partisipasinya dalam pembangunan sesuai dengan potensi dan kapabilitasnya.Pemerintah daerah akan menerapkan UU Nomor 8 Tahun 2016. Jika tidak mencapai 2%, mohon dorong mereka untuk mencapai 2 %.”,Dia berkata. -Menaker Ida mengucapkan terima kasih kepada Badan Usaha Milik Negara yang telah memberikan banyak kesempatan untuk mempekerjakan penyandang disabilitas. Meski ada pandemi, pasar tenaga kerja terbatas, dan banyak pekerja yang di-PHK, diharapkan rasio ini bisa mencapai 2%. Ia mengatakan: “Namun penting untuk meninjau kembali realisasi komitmen tersebut.” -Penyandang disabilitas, Muktadin Mustafa, yang saat ini bekerja di Kementerian Ketenagakerjaan, berharap BUMN dan personel K / L lainnya juga ikut mendukung ketenagakerjaan, Dan memberi lebih banyak kesempatan bagi penyandang cacat seperti dia. Ia mengatakan: “Fasilitas sudah ada, dan dukungan BUMN dan K / L sudah saatnya kita berhasil.”

Selama bekerja di Kementerian Ketenagakerjaan, Muktadine mengaku fasilitas kerja yang diberikan sangat baik dan pekerjaan yang diberikan Tidak menambah bebannya. – “Saya berterima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan yang telah membuka jalur khusus PNS untuk difabel. Dengan cara ini teman-teman juga berkesempatan,” ujar pegawai Biro Pengawasan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKA). tenaga kerja.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *