TRIBUNNEWS.COM, KARAWANG-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah meminta kedua perusahaan menyiapkan agen Covid-19 K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Petugas Covid-19 K3 diperlukan untuk mencegah dan mengendalikan Covid-19 di tempat kerja.

“Kami mewajibkan setiap perusahaan dan kantor memiliki pejabat Covid-19 K3 yang secara khusus bertanggung jawab mencegah dan memprediksi penyebaran Covid-19. Tennessee Menaker Ida mengatakan di tempat -19,” pada Rabu (7/2). / 29/2020) Ucap usai melakukan kegiatan senam sehat (SPS) di halaman Kantor Manajemen Karawang International Industrial City (KIIC) Karawang, Jawa Barat.

Menaker Ida mengingatkan bahwa untuk dapat melaksanakan perjanjian kesehatan dengan benar, pengusaha dan pekerja harus sedapat mungkin mewujudkan hidup bersih dan sehat dengan menjadikannya sebagai budaya hidup, perjanjian kesehatan tidak hanya menjadi kewajiban pengusaha kepada pekerja. dan sebaliknya.

“Jangan memakai topeng untuk menghindari hukuman. Bagus sekali. Kamu pasti seorang pecandu narkoba. Mengenakan topeng pasti membuat ketagihan. Menaker Ida berkata:” Mari kita cintai diri sendiri dan orang lain yang menjaga diri kita sendiri agar tidak terjadi. Penyebaran Covid-19. Kampanye ini bertujuan untuk membantu pekerja beradaptasi dengan kebiasaan baru. Agar mampu menciptakan dunia industri yang produktif dan aman dari Covid-19.

“Melalui arus pekerja yang sehat diharapkan pekerja / pekerja akan selamat, sehat dan produktif. Ya, dan perusahaan akan mampu mengatakan: “Untuk menjaga produktivitas dan beradaptasi dengan kondisi normal yang baru.” Menaker Ida.

Menaker Ida mengungkapkan bahwa program Gerakan Pekerja Sehat merupakan implementasi dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Menerapkan budaya hidup sehat sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Gerakan pekerja yang sehat bertujuan untuk mendorong budaya hidup sehat di tempat kerja. Ia mengatakan:“ Bekerja dan menghilangkan kebiasaan dan perilaku pekerja / pekerja yang tidak sehat. Dikatakannya, program mobilitas tenaga kerja sehat memiliki beberapa tujuan yaitu deteksi dini penyakit pekerja, tempat kerja bebas rokok, aktivitas fisik / olah raga, penyediaan ruang menyusui, pola hidup bersih dan sehat, penggunaan alat pelindung diri, pertolongan pertama. Dan promosikan diet seimbang. — “Namun, gerakan tenaga kerja yang sehat tidak boleh menjadi beban, juga tidak boleh dianggap sebagai kewajiban. Namun harus menjadi budaya dan kebutuhan hidup sehat. Yang bisa menyelamatkan kita adalah kemauan yang sehat. Yang penting Meinak Aida mengatakan: “Berasal dari kami, ingin sehat, perlu sehat, Insya Allah Covid. -19 tinggalkan kami,”. Tidak apa-apa di tempat kerja, jadi cluster Covid-19 tidak akan terjadi di tempat kerja. Oleh karena itu diharapkan pekerja / pekerja selamat, sehat dan produktif, serta perusahaan akan terus menjaga produktivitas dan beradaptasi dengan kebiasaan baru.

“Saya berharap kawasan industri KIIC menjadi bagian dari kawasan industri yang pertama. Menaker Ida yang berada di Plt. Binwasnaker dan Iswandi Hari, Managing Director K3; Ghazmahadi, Direktur PNK3, dan Direktur Humas Kementerian Kesehatan, mengatakan, Langkah serupa perlu diterapkan di bidang industri lainnya.Nah, Departemen Sumber Daya Manusia Soes Hindharno mengunjungi beberapa industri dan pabrik di kawasan KIIC. Namun di KIIC yang memiliki 160 perusahaan / industri, tidak ada satu pun perusahaan yang menguji Covid-19. Itu positif, ”katanya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *