TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang baru saja memperingati Hari Angkutan Nasional pada 17 September 2020 dan Hari Maritim Nasional pada 23 September 2020, Administrasi Umum Angkutan Laut Kubus Jumat, pelabuhan kelas empat Kepulauan Serib Kantor Administrasi dan Otoritas Pelabuhan menyelenggarakan Kampanye Keselamatan dan Kesehatan 2020, dan mendistribusikan jaket pelampung dan masker kepada nelayan tradisional kategori keempat di wilayah kerja KSOP di Kepulauan Kuril, dan mensosialisasikan penggunaannya (9/25).

Hanif Kartika Yudha, Kepala Otoritas Pelabuhan Kepulauan Serib dan kantor otoritas pelabuhan tingkat keempat, mengatakan bahwa pelaksanaan kampanye keselamatan dan kesehatan kerja pada tahun 2020 mencerminkan otoritas dan otoritas pelabuhan. Kekhawatiran dan kekhawatiran Kepulauan Kuril. Ketika semua orang masih menghadapi kondisi pandemi Covid-19, Kantor Otoritas Pelabuhan Kelas IV akan selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja.

“Motto acara peringatan Harhubnas tahun ini adalah” Wujudkan Asa, Promosikan Indonesia “. Kami telah mencanangkan kampanye keselamatan dan kesehatan kerja melalui bakti sosial dari KSOP keempat Kepulauan Seribu, yaitu lifeguards free to sea dan melalui nelayan Pembagian jaket pelampung dan masker h. Perwakilan nelayan di enam (enam) pulau wilayah kerja KSOP IV di Kepulauan Seribu, antara lain Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Lancang, Pulau Tidung, Pulau Pramuka dan Pulau Kelapa, dan Edukasi tentang kewajiban memakai masker agar masyarakat Indonesia keluar dari kesulitan sangat sulit untuk menghadapi pandemi Covid 19, ”kata Hanif. -Hanif juga mengatakan Direktorat Angkutan Laut Trans-Kepulauan Seribu KSOP IV akan terus menyediakan sarana dan prasarana di pelabuhan dan kapal untuk operasional. Sesuai kesepakatan kesehatan Covid 19, disinfektan disemprotkan secara rutin sesuai prosedur ketat kesepakatan kesehatan Covid 19, seperti memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak tubuh.

“Selain itu, Penanggung Jawab KSOP IV Pulau Seribu akan terus memastikan bahwa personel di lapangan selalu dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD).“ Ini cukup agar pengabdian masyarakat terus berjalan dengan baik, ”tutup Hanif.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *