Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah mengucapkan terima kasih kepada pekerja migran Indonesia (EMI Binti Toyib) yang lolos dari hukuman mati karena telah kembali ke Arab Saudi. Dukungan komunitas. /7/2020).

Menurut tanggapan Etty, Benny Ramdhani, Kepala BP2MI; Jazilul Fawaid, Wakil Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia; Marini (Anggia Ermarini) dan Nihayatul Wafiroh (Nihayatul Wafiroh.) – Menurut Menaker Ida (Menaker Ida), peran sosial dan dukungan perwakilan Indonesia terhadap Arab Saudi telah berkontribusi pada pembebasan Etiopia dan Kepulangannya ke Indonesia sangat penting. – “Saya pikir ini adalah pekerjaan kami atas nama teman-teman kami. Mereka membela Ms. Etty, dan akhirnya dia diberikan tempat tinggal berbayar gratis. Dengan dukungan dari seluruh komunitas, termasuk teman-teman dari Komite Kesembilan, dia juga beruntung mendapatkan Hak tempat tinggal. Menaker Ida berkata .

Kita tahu bahwa Etty binti Toyyib adalah PMI Majalengka, Jawa Barat. Dia Saya lolos dari hukuman mati di Arab Saudi. Terima kasih atas uang tebusan 4 juta riyal atau Rp 15,5 miliar. Toyyib adalah PMI yang bekerja di Taif, Arab Saudi. Tahun 2001, Etty dituduh menjadi penyebab kematian majikannya Faisal al-Ghamdi. Etty dituduh meracuni majikannya.

Kali ini Menaker Ida mengumumkan komitmennya untuk terus melakukan advokasi atas nama PMI yang mengetahui persoalan tersebut.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *