Kementerian Koperasi dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah telah resmi meluncurkan dan mencanangkan rencana pembelian barang dari warung-warung terdekat.Tujuannya untuk menjaga daya beli masyarakat terhadap produk-produk usaha kecil dan menengah serta mendorong pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat kelas menengah. Pandemi COVID-19.

Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, mengatakan di Jakarta, Kamis (9/09, 2020) pihaknya sedang bekerja sama dengan Bulog dan 9 klaster pangan BUMN, antara lain RNI, Berdikari, Perindo, Perinus, PT . Garam, BGR, PPI, SHS dan petani tersebut rencananya akan dijadikan warung UMKM atau gudang koperasi. -Teten berharap melalui rencana ini, dapat menjamin kecukupan cadangan sembako dan menjaga hubungan erat dengan masyarakat, serta memperkuat perekonomian pelaku UMKM, khususnya warung-warung. Teten. Pelaksanaannya di wilayah Jabodetabek dan akan diujicobakan di 3 warung (1 Depok, 2 Warpin Cilandak) dalam dua minggu pertama April 2020, diikuti oleh 5 warung (2 SRC Cilandak, 1 Hara Pangan) Kebayoran, 1 Hara Pangan Mampang, 1) Pondok Kelapa).

Kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara dalam 9 cluster dinilai strategis karena memiliki gudang di berbagai wilayah di Indonesia. Proyek percontohan ini berhasil dan akan dilaksanakan di seluruh Indonesia. Produk yang dapat digunakan di warung-warung terdekat pada tahap awal antara lain beras, telur, minyak, gula, sarden, kurma, dan tepung.

Teten vi akan menerima rencana kedepannya untuk menampung 30.000 kios terdaftar dengan harga yang wajar (*).

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *