TRIBUNNEWS.COM-Menghadapi pandemi Covid-19, Kementerian Desa, Daerah yang dilanda Kemiskinan dan Imigrasi mengeluarkan Surat Edaran No. 8 Tahun 2020, yang melibatkan desa-desa Covid Tanggap 19. Dalam surat edaran ini, semua desa akan membentuk desa-desa sukarela Covid 19.— Menteri Pembangunan dan Imigrasi di Pedesaan, Daerah Rentan Abdul Halim Iskandar (umumnya dikenal sebagai Gus) ), ia mengatakan bahwa salah satu tugas utama sukarelawan pedesaan yang menentang Covid-19 adalah belajar dari masyarakat tentang gejala Covid-19, metode penularan dan metode pencegahan sesuai dengan protokol dan standar WHO.

Meskipun demikian, dia ingat bahwa sosialisasi dan pendidikan harus menghindari terjadinya asosiasi masyarakat. Pesan dapat disampaikan melalui brosur, poster, spanduk, brosur, papan iklan, radio komunitas, tempat ibadah, pembicara di sekitar desa dan media sosial.

“Kuncinya adalah bukan untuk membuat keramaian. Anda dapat mengatakan di Jakarta:” Dari satu RT ke mobil RT lainnya, Anda dapat menggunakan selebaran, Anda dapat menggunakan speaker masjid, dan Anda dapat menggunakan kreativitas Anda. Bisakah Anda melakukannya selama Anda tidak mengumpulkan orang? “(2/4) .——————————————————————————————————————————————————————. Relawan pedesaan dapat membubarkan kegiatan yang diikuti banyak orang. Karena menyatukan banyak orang dapat mempercepat penyebaran, “tambahnya.

Selain itu, lanjutnya, para sukarelawan juga harus mengungkapkan pemahaman mereka tentang masyarakat desa untuk menghindari pergi ke daerah lain, terutama mereka yang terpapar dengan. Area Covid 19. Kemungkinan paparan Covid 19 tinggi. Dan ketika warga lain kembali ke desa, mereka akan terpapar ke warga lain lagi. Dia berkata: “Termasuk sosialisasi, semua orang yang meninggal di Covid 19 bisa selamat. Tanah dimakamkan, dan almarhum menerima perawatan seperti itu melalui rumah sakit sesuai dengan standar WHO. siapa Takut.

Menteri Gus mengatakan bahwa kebutuhan bisnis sukarelawan pedesaan Lawan Covid-19 dapat berasal dari dana pedesaan, APBD dan sumbangan lainnya dari pihak ketiga, dan didasarkan pada prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang baik Manajemen untuk memahami prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Pembentukan sukarelawan desa Lawan Covid-19 telah dilaporkan ke Kementerian Desa, Daerah Miskin dan Imigrasi. Melalui email gugustugaskdlc19@kemendesa.go.id, Lawan. Gugus Tugas Penjaga Desa (Sekretaris Jenderal) Lawic Covid-19.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *