Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi Kementerian Desa dan Daerah Miskin (Kementerian PDTT) untuk mendengarkan perkembangan alokasi Dana Desa BLT saat pandemi Covid-19. — “Menteri dan pangkat TNI, kehadiran kami di sini sejalan dengan fungsi tugas pencegahan dan koordinasi,” kata Komisaris Navawi Pomalongo kepada Kantor Kementerian Kesehatan PDTT Kesehatan di Jakarta, Kamis (2020/9/09) — -Nawawi kembali menegaskan bahwa Pimpinan KPK hadir untuk melakukan tugas koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, yang saat ini menjadi instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam mengalokasikan Dana BLT Desa kepada warga terdampak Covid-19. BLT Dana Desa juga menyediakan data rinci tentang kemajuan dan kinerja sebelumnya penerima BLT Dana Desa. Nawawi mengatakan: “Sekarang Partai Revolusi Rakyat sudah ada, dan kami ingin berjalan bersama. Sesuai aturan yang sekarang, jalan ini masih dalam jalur yang kami sepakati.” Halim Iskandar menjelaskan Kemajuan penyaluran dana desa BLT. Dari awal pandemi Covid-19 hingga 8 Juli 2020, ada masalah. Sekitar 74.865 desa menerima pendanaan tingkat desa, terhitung 99% dari total 74.953 desa di Indonesia.

Abdul menyatakan: “Kenapa tidak 100%, karena masih ada beberapa desa yang belum terselesaikan secara administratif. Karena beberapa masalah tahun lalu, Kementerian Dalam Negeri masih memblokir desa-desa tersebut. Sejauh ini, blokade belum dilepaskan. . “Halim atau Gus. Di antara 74.865 desa, itu menyumbang 97%. -Ada 7.742.176 KK warga desa yang menerima dana BLT, di antaranya ada 2.400.075 janda atau biasa disebut P EKKA, kemudian ada 283.644 penderita penyakit kronis dan penyakit kronis. Sejauh ini, total dana desa yang digunakan untuk BLT desa adalah Rp 4.645.305.600.000. Rinciannya meliputi 6.813.115 KK dan buruh tani, 315.028 nelayan dan nelayan, 315.028, 156.954 buruh pabrik, 62.734 guru dan 394.345 pengusaha. Dan UMKM. Dia menyimpulkan: “Setiap orang akan dikirim ke bagian pusat Kementerian Sosial, dan Jaring Pengaman Sosial akan bertanggung jawab langsung.” (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *