Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah mengingatkan pengusaha untuk memberikan perlindungan terbaik bagi pekerja perempuan.

Misalnya, shift malam aman, dan wanita yang sakit saat menstruasi diberi kesempatan untuk istirahat. Prioritas harus diberikan kepada pekerja perempuan, terutama pada saat pandemi Covid-19, ‚ÄĚkata Menaker Ida dalam pengawasan standar ketenagakerjaan perempuan dan anak serta kegiatan sosialisasi pencegahan virus Covid-19 di tempat kerja, Rabu (1/10). / 7/2020) Di UPK-PPUKMP PIK Pulogadung wilayah Jakarta Timur.

Menurutnya, perlindungan terhadap tenaga kerja perempuan harus diutamakan karena kemampuan perawatan diri mereka tidak sebaik tenaga kerja laki-laki. -Perlindungan tidak hanya dari perusahaan, tetapi juga dari Otoritas.

“Masih banyak cerita tentang korban pelecehan seksual dan perilaku asusila di kerja malam. Tidak hanya perusahaan harus memberikan perlindungan, tetapi aparat keamanan juga harus memberikan perlindungan. Upaya menciptakan lingkungan yang aman adalah bagi pekerja perempuan, “kata Menaker Ida.” Dalam hal ini, perusahaan perlu memberikan kesempatan kepada mereka untuk memulihkan kesehatan dan memperhatikan kondisi fisiknya. Katanya. Buruh perempuan melahirkan dengan menyediakan ruang menyusui.

Menaker Ida mengatakan, melindungi buruh perempuan seharusnya tidak menjadi beban perusahaan, karena buruh perempuan diuntungkan lebih dari laki-laki. -Pengusaha tidak menganggap bahwa mempekerjakan buruh perempuan tidak menjadi tanggung jawab untuk menghentikan diskriminasi terhadap buruh perempuan. Dalam bekerja, perempuan memiliki banyak manfaat, diantaranya serius, disiplin dan serius bekerja.PIK Pulogadung UPK-PPUKMP Jakarta Timur. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *