JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Desa, Daerah Miskin, dan Imigrasi (Kemendes PDTT) membahas rencana kerja dan anggaran (RKA) dan rapat kerja pemerintah (RKP) berbagai kementerian / lembaga di gedung Nusantara V Jakarta dengan Panitia V DPR, Kamis (25/2). / 6).

Pada pertemuan tersebut, Abdul Halim Iskandar (Abdul Halim Iskandar) mempresentasikan rencana kerja pemerintah khususnya rencana kerja yang akan dilaksanakan Kementerian Kesehatan pada tahun 2021.

RKP 2021 mengambil tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial”. Pengembangan RKP dalam rangka pemulihan ekonomi akan difokuskan pada industri, pariwisata dan investasi. Biasa disapa Menteri Gus, dia menjelaskan pemerintah akan melaksanakan tujuh rencana pembangunan nasional pada 2021. Rencana pembangunan pertama pemerintah pada tahun 2021 adalah meningkatkan kualitas dan pertumbuhan yang adil dari ketahanan ekonomi, mengadopsi metode regional untuk mengurangi ketimpangan, kualitas dan daya saing sumber daya manusia, revolusi ideologi dan pembangunan budaya, infrastruktur ekonomi dan pelayanan dasar. , Adaptasi lingkungan terhadap bencana dan perubahan iklim, dan terakhir stabilitas hukum dan pertahanan dan transformasi pelayanan publik. Menteri Ghaith menambahkan: “Agar berhasil merealisasikan rencana pembangunan nasional, Menteri Ghaith menambahkan, Kementerian Kesehatan PDTT mengumumkan sembilan indikator kinerja“ RKP 2021., sesuai dengan jumlah pemugaran negara BUMDes Bersama, daerah-daerah maju, ”kata Menteri Gus

Indeks pembangunan manusia rata-rata daerah maju, nilai indeks pembangunan rata-rata 60 daerah pedesaan utama negara, nilai indeks rata-rata 52 daerah imigrasi direvitalisasi, dan persentase penduduk miskin Menteri Gus mengatakan: “Di daerah tertinggal, Yang terakhir adalah mengurangi angka kemiskinan. “

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *