JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Tenaga Kerja Indonesia telah mengambil langkah-langkah persiapan penempatan Tenaga Kerja Indonesia (PMI) dalam kurun waktu beradaptasi dengan kebiasaan baru. Tempatkan SMI selama penyesuaian dengan kebiasaan baru. – “Saat ini kami sedang mengevaluasi Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 151/2020 tentang penghentian sementara pemindahan TKI,” kata Pulte. Kementerian Ketenagakerjaan Binapenta dan Direktur Jenderal PKK Aris Wahyudi (Aris Wahyudi) Rabu (2020/7/15) -Aris menjelaskan Kementerian Tenaga Kerja berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan saat mengevaluasi keputusan menteri. . Pendapat dari semua pihak, termasuk asosiasi yang bertanggung jawab atas pelaksanaan penempatan PMI. Terutama PMI, dan perjanjian kesehatan yang harus dilaksanakan sebelum, selama dan setelah tiba di negara pemukiman kembali. Langkah selanjutnya.

“Tidak hanya itu, kami juga menyurati Satgas Nasional meminta pertimbangan politik. Saya ingin mengutamakan PMI dalam kurun waktu beradaptasi dengan kebiasaan baru,” ujarnya. Aris mengatakan, pihaknya sebenarnya juga telah melakukan rapat koordinasi dengan Pokja dan kementerian / lembaga terkait melalui video conference.

Hasil rapat koordinasi menyepakati bahwa mereka yang menyadari proses pemukiman kembali dan mengembangkan kebiasaan baru selama masa adaptasi harus selalu memperhatikan kondisi dan persiapan di negara dan negara pemukiman kembali.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *