TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengapresiasi perbedaan pandangan masyarakat atas upaya pemerintah yang tak kenal lelah mengatasi dampak Covid-19. Termasuk lembaga investigasi yang merekam kinerja pemerintah selama pandemi.

Diantara studi yang menarik perhatian Menteri Sosial, ada survei yang dilakukan oleh lembaga investigasi Alvara Research. Dalam hasil survei, kita tahu bahwa kebanyakan orang puas dengan program bantuan sosial pemerintah. Terkait hasil pemeriksaan itu, Menteri Sosial Julianli tidak heran, karena sesuai dengan fakta setempat, dan penyidikan sebelumnya juga menunjukkan hal itu.

“Hasil survei ini sesuai dengan fakta yang kami temukan saat kami memverifikasi langsung penyaluran bansos dengan KPM (rumah tangga penerima). Hasil survei ini juga mirip dengan survei sebelumnya. Laporan tersebut juga melaporkan KPMG Kepuasan dengan bansos, ”kata Mensos. Julie Anri (Rabu) (15/7), dalam setiap kunjungan ke daerah biasanya Mensos mengawali dialog dengan KPMG. Dalam dialog tersebut, banyak evaluasi dari KPMG yang dipublikasikan dan menegaskan sikap positif mereka terhadap pelayanan. Untuk memudahkan KPMG memperoleh bansos, banyak terobosan dilakukan.

Misalnya untuk KPM lansia, sakit atau cacat, PT Pos langsung memberikan Bantuan Tunai (BST) ke alamat KPM. Menteri Sosial mengatakan: “Untuk memperluas cakupan dan menambah kecepatan, kami juga mewajibkan PT Pos untuk menambah loket pembayaran dan menambah jam layanan.” Selain itu, hasil investigasi Alvara juga memperkuat investigasi MicroSave.

Survei independen yang dirilis oleh MicroSave Consulting Indonesia pada April tahun lalu menunjukkan bahwa 93% KPM puas dengan survei PKH. Program bantuan sosial. Terkait hal ini, 94% masyarakat puas dengan bantuan yang diberikan oleh koordinator PKH, 93% puas dengan kemudahan akses ke lokasi pembayaran bansos, dan 94% puas dengan pembayaran dalam transaksi bansos. Kenyamanan mengungkapkan kepuasan.

Di akhir pidatonya, Mensos mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersikap optimis, meyakini bahwa negara ini dan negara lain di dunia sedang memerangi epidemi.

“Mari kita semua, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, termasuk media massa, bersama-sama meningkatkan optimisme publik. Insya Allah sikap optimis untuk memampukan negara ini cepat memenangkan perang pandemi ini. Kita bisa segera Berdiri, “katanya. . (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *