Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah meminta perusahaan melakukan penyemprotan ulang disinfektan di wilayah kerja sebelum penerapan standar baru.

Hal ini diperlukan untuk memastikan terlaksananya “Protokol Keselamatan dan Kesehatan Kerja” (K3) agar pekerja dapat bekerja secara efisien, aman dan sehat. Misalnya di Desa Jambatan Besi Tambora, Jakarta Barat pada hari Jumat, penyemprotan desinfektan diarahkan ke pemukiman padat penduduk, dan disinfektan disemprotkan secara menyeluruh di wilayah kerja untuk melindungi pekerja (6 kali ini, Menaker Ida juga mengingatkan Jika kondisinya kembali normal atau baru hidup normal, perusahaan akan mempekerjakan kembali pekerja yang dipecat (PHK) akibat Covid-19 dan dipulangkan.

“Saya juga tanya ke pihak perusahaan kapan kondisinya normal. Ida Fauziyah mengatakan: “Back up and run, ajak teman-teman yang telah di-PHK dan dipecat untuk kembali bekerja. Mari kita bangkit kembali dan libatkan rekan-rekan yang pernah mengikuti PHK dan dipulangkan.” Pandemi -19 ini diterapkan oleh pengusaha dan pekerja di tempat kerja. Pendorong pentingnya K3; -K3 juga merupakan kunci penting untuk kelangsungan usaha dan perlindungan pekerja / pekerja dengan premis pencegahan dan penanggulangan Covid-19. “Jika K3 mensyaratkan nts dan budaya untuk dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar pencegahan dan perjanjian Oleh karena itu, saya berharap tempat kerja terlindungi oleh Covid-19, ”kata Ida Fauziyah. -Menteri Ida juga berharap wabah Covid-19 bisa segera berakhir dalam waktu dekat. WHO belum bisa memastikan kapan Covid-19 akan ditargetkan. Keberadaan vaksin Covid-19 sudah berakhir, tapi setidaknya bisa membubarkan korban terpapar Covid-19, dan perekonomian akan mulai hidup normal baru.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *