Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Agent. Anggota Kongres Chandra Bhakti untuk meningkatkan kinerja atletik menyebut pelatih sebagai tulang punggung pelatihan atlet olahraga domestik. Dia mengungkapkan hal ini pada upacara pembukaan tahun sosial pertama Perporpora tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Senayan Youth and Sports Department di Jakarta. Dia mengatakan bahwa secara nasional, persyaratan minimum untuk pelatih dengan gelar sarjana dalam pendidikan jasmani adalah 30%. Chandra berkata: “Tiga puluh persen.” Chandra mengatakan Rabu pagi (6 Juni 2020). Sosialisasi Permenpora pertama pada tahun 2020 terkait dengan pengangkatan pejabat sebagai pelatih olahraga dan asisten pelatih olahraga melalui penyesuaian / intervensi. Prioritaskan perencanaan, terutama dalam meningkatkan kinerja pelatih olahraga. Itu untuk menambah kualifikasi pelatih olahraga saat masih muda, ” imbuhnya. Pimpinan provinsi Kadispora dan BKD provinsi di seluruh provinsi di Indonesia telah mengikuti sosialisasi jarak jauh. Chandra Bhakti berharap agar semua pemangku kepentingan di Kemenpora dapat berkoordinasi dan menyelesaikan tugas-tugas dalam peraturan.

“Melalui peraturan Permenpora ia mengumumkan:” Tahun Januari 2020, kita akan melihat pelatihan atlet, pelatihannya dan pengalamannya secara keseluruhan. “Di masa depan, pelatih olahraga akan menjadi tulang punggung pengembangan atlet. Dia mengatakan:” Segala sesuatu yang kita lakukan sekarang memiliki nilai strategis dan sangat penting untuk promosi seluruh olahraga. “Saya berharap sosialisasi ini akan membawa manfaat besar ke forum ini. Ia berharap, selain menjadi wadah silaturahmi di antara kita memasuki normal baru, kita juga berharap peningkatan prestasi olahraga nasional menjadi kebanggaan bangsa dan negara. PermenpanRB No. 40 tahun 2014 dan PermenpanRB No. 41 tahun 2014 untuk asisten pelatih olahraga telah menjadi referensi bagi Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menyusun Permenpora no 1 Tahun 2020. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *