TRIBUNNEWS.COM-Dalam menghadapi pandemi Covid-19, Kementerian Desa, Daerah Miskin dan Imigrasi mengeluarkan Surat Edaran No. 8 tahun 2020 tentang Covid Tanggap 19 desa. Dalam surat edaran tersebut, semua desa diharuskan untuk membentuk relawan melawan Covid-19 desa-Menteri Desa, Pengembangan Wilayah Miskin dan Imigrasi Abdul Halim Iskandar atau kepala desa yang dikenal sebagai Gus mengatakan bahwa relawan desa terkait dengan Covid-19 Salah satu tugas utama adalah memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang gejala, metode penularan dan pencegahan Covid-19 sesuai dengan protokol dan standar WHO.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa sosialisasi dan pendidikan harus menghindari munculnya pergaulan masyarakat. Penyampaian pesan dapat dilakukan melalui brosur, poster, spanduk, brosur, baliho, siaran komunitas, tempat ibadah, pembicara keliling desa dan media sosial.

“Kuncinya jangan sampai membuat keramaian. Kamu bisa pergi dari satu RT gerbong ke RT lainnya, bisa pakai pamflet, bisa pakai speaker masjid, bisa kreatif. Apa yang kamu lakukan, asal tidak membiarkan penduduk setempat Kumpul bareng, ”ujarnya di Jakarta, Kamis (2/4). Relawan yang diketuai oleh kepala desa berhak melarang segala aktivitas yang melibatkan banyak orang. Ia mengatakan: “Relawan desa Lawan Covid-19 bisa mengganggu banyak orang untuk mengikuti kegiatan. Karena berkumpulnya banyak orang berisiko tinggi mempercepat penularan,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, relawan juga harus memberi tahu warga desa agar tidak bepergian ke daerah lain, terutama yang terpapar Covid 19. Pasalnya, warga desa mengunjungi daerah yang terpapar Covid 19. Ada potensi besar untuk berhubungan. Dan ketika dia kembali ke desa, dia kembali untuk menularkan virus kepada warga lain.

“Katanya:” Termasuk sosialisasi, siapa pun yang meninggal karena Covid 19 bisa dimakamkan di tempat yang aman di mana saja. jangan khawatir. “-Menteri Gus menyampaikan bahwa kebutuhan usaha relawan desa Lawan Covid-19 dapat berasal dari dana desa, APBD dan sumbangan pihak ketiga lainnya, dan dikelola sesuai dengan prinsip tata kelola keuangan yang baik yaitu transparansi dan akuntabilitas.

— Pelatihan Hasil kerja relawan desa Lawan Covid-19 telah dilaporkan ke Satgas Penjaga Desa (Sekjen) Kementerian Desa, Daerah Miskin dan Urusan Imigrasi melawan Covid-19 melalui email gugustugaskdlc19@kemendesa.go.id.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *