JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah mendesak gubernur di seluruh Indonesia untuk mencegah pandemi Covid-19 dengan menyusun rencana kesinambungan bisnis dan melaksanakan kesepakatan guna mengantisipasi dampak pandemi Covid-19. Penularan covid19.

Surat Edaran (SE) Menteri Sumber Daya Manusia Republik Indonesia menyebutkan isi rencana kesinambungan perusahaan dalam M / 7 / AS.02.02 / V / 2020 menghadapi Penyakit Virus Corona (Covid-19) tahun 2019. Mempopulerkan dan mencegah perusahaan menyebarkan perjanjian Covid-19.

Tujuan penerbitan SE ini adalah untuk melindungi kelangsungan bisnis dari dampak pandemi Covid-19 dengan menjaga semua sumber bisnis utama tersedia untuk mendukung kegiatan dasar dalam organisasi komersial, sehingga memungkinkan kegiatan bisnis selama pandemi. Lanjutkan operasi normal dan cegah Covid-19 menyebar di perusahaan.

“Jika sebagai langkah persiapan untuk menyiapkan rencana keberlangsungan usaha menghadapi pandemi Covid-19, sebaiknya pengusaha atau dunia usaha segera mengambil tindakan sistematis dan efektif,” kata Menaker Ida, Rabu (6/3/2020). Demikian siaran pers yang dikeluarkan oleh Humas Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta. -Mengenai tahapan kegiatan kelangsungan usaha yang menghadapi pandemi, pengusaha harus menetapkan prioritas usaha; mengidentifikasi risiko pandemi; rencana mitigasi risiko; menentukan respon terhadap dampak pandemi; merancang dan melaksanakan rencana kelangsungan usaha; mengkomunikasikan kelangsungan usaha Rencanakan; dan uji rencana kesinambungan bisnis. Oleh karena itu, pengusaha sangat menantikan dan meningkatkan kesadaran akan pandemi ini, ”kata Menaker Ida.“ Menaker menambahkan, untuk mengimplementasikan kesepakatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tempat kerja, perlu dilakukan kampanye. Gaya hidup bersih dan sehat; kebiasaan higienis dan higienis; kebersihan perusahaan; memastikan penggunaan alat pelindung diri (APD); memeriksa suhu tubuh setiap masuk ke perusahaan, dan mengamati kondisi umum pekerja / pekerja dan tamu; membatasi kontak antar pekerja ; Mencegah pekerja memasuki ruangan. Dan untuk memastikan bahwa tindakan substansial telah diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang aman melalui induksi.

Selain itu, Menaker terus menerapkan protokol pencegahan Covid-19 yang sesuai, dan perlu mendapatkan saran melalui sosial dan pendidikan untuk semua pekerja / pekerja tentang Covid-19; menyesuaikan kembali pola kerja; dan kelompok pekerja / pekerja berdasarkan kebijakan perusahaan dan mempertimbangkan pengambilan keputusan . -Menaker menunjukkan bahwa jika ditemukan pekerja yang memenuhi kondisi berikut: orang dalam pengawasan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) atau kasus positif Covid-19, petugas kesehatan atau ahli K3 di tempat kerja harus melapor dan berkoordinasi dengan instansi terkait , Dan mensosialisasikan prosedur isolasi diri (self isolation). Kepada Walikota Bupati dan pelaku usaha yang membidangi wilayah kerja Anda, “Kutipan dari Menteri Tenaga Kerja SE. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *