Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sedikitnya 80 daerah dan kota di Indonesia telah membayar Bantuan Langsung Tunai (B cash) dari dana desa. Jumat (8 Mei 2020) bersama tim media hampir di State Capitol. ) Dan akan terus tumbuh.

Menteri Gus mengatakan dalam konferensi video: Tim media juga berpartisipasi dalam Menteri Koordinasi PMK Muhajir Effendy dan Menteri Urusan Sosial Juliari Peter Batubara.

Menteri menjelaskan bahwa penggunaan dana desa untuk BLT adalah instruksi presiden. -Sebelumnya, dari segi kesehatan dan ketahanan ekonomi, penggunaan dana tingkat desa menjadi prioritas Jaring Pengaman Sosial (JPS). Pelatihan sukarelawan desa dan covid 19 serta dana desa keamanan ekonomi yang disediakan dalam bentuk Lagvais padat karya. Di bawah perintah Presiden, dana desa akhirnya didistribusikan kembali untuk BLT. Melakukan tinjauan Izin. Dia mengatakan bahwa dari penduduk ke-11 pada tahun 2020 ke Permendes ke-6. Tidak ada JPS pemerintah yang ada memberikan dukungan “Targetnya hanya keluarga yang rentan terhadap penyakit kronis atau penyakit kronis.” Dia menambahkan, karena terkait erat dengan penyakit kronis.

Dalam hal pengumpulan data, Menteri Gus menjelaskan bahwa pengumpulan data dilakukan oleh sukarelawan desa untuk COVID-19, yang terdiri dari kepala desa dan dipandu oleh basis data tingkat RT. Ia mengatakan: “Setiap RT memiliki minimal 3 relawan untuk mendata agar dapat mengambil keputusan yang adil dan mengidentifikasi masyarakat miskin yang membutuhkan bantuan.”

RT, lanjut Menteri Gus, hasilnya akan diteruskan ke musyawarah desa (Musdesus) Lakukan verifikasi atau konfirmasi untuk menghindari perselisihan.

“Ini sangat penting, sehingga tidak ada pihak yang diundang untuk membahas dan memutuskan siapa yang akan menerima BLT. Setelah kesepakatan dicapai di forum desa, kepala desa akan ditentukan,” katanya. Katanya.

Hindari tumpang tindih atau tumpang tindih dengan penerima manfaat lainnya. Kemudian, hasil tingkat desa akan disinkronkan di daerah tersebut.

Kepala desa mempercepat sinkronisasi dan verifikasi data oleh kepala daerah. Dia berkata: “Kami juga berharap bahwa dengan dukungan dari para pemimpin daerah, puluhan ribu data yang akan dimasukkan akan segera selesai, sehingga desa dapat segera mendistribusikan BLT desa.” (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *