JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Sebagai sahabat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Ikatan Keluarga Alumni Institut Teknologi Surabaya (IKA ITS) memberikan bantuan kepada peserta UMKM berupa 1.000 paket sembako.

Bantuan yang diberikan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM), disalurkan kepada UMKM (Covid-19) yang terkena pandemi virus corona

Makanan kemasan disampaikan oleh Bambang Joedopramono, Presiden Kebudayaan dan Kebangsaan IKA ITS melalui KemenKopUKM Sekretaris Rully Indrawan; Pada Jumat (22/5/2020), Sutopo Kristanto, Presiden IKA ITS, menyerahkan 1.000 paket makanan pokok ke lobi Kementerian Koperasi dan Koperasi di Jakarta di tangan Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Ketinggian asosiasi alumni ITS. Sebagian besar UMKM terganggu oleh kegiatan komersial, bahkan yang pendapatannya menurun, “kata Teten Masduki pada acara serah terima. 19. Teten menegaskan:” Kami menyambut baik usulan dari pihak yang berminat memberikan bantuan, khususnya Bantuan dari perusahaan UMKM yang paling terkena dampak.

Selain kemasan makanan, MenKopUKM juga menyatakan bahwa ia juga menerima bantuan masker non-medis senilai US $ 200.000 untuk dibagikan kepada pedagang memasak dan pedagang kecil lainnya yang harus terus beroperasi di bawah pembatasan sosial masif (PSBB) di Jakarta.

“Kami juga telah menerima bantuan untuk 200.000 topeng dan selanjutnya akan meningkatkan bantuan hingga mencapai 400.000. Di banyak negara, masker kain dianggap efektif mencegah penularan. Kami meminta kami untuk berbagi topeng ini dengan pedagang kuliner, dan dia menambahkan: “Ini adalah pedagang kecil, karena selama PSBB terus aktif di jalan.” Teten menekankan bahwa menurut pengumuman KPK, dari penerimaan hingga distribusi, KemenKopUKM akan dicatat. Semua bantuan. Untuk menghindari tip, ia juga mengakui bahwa pemerintah tidak dapat mengatasi dampak pandemi Covid-19 saja, karena dampaknya besar dan anggaran pemerintah sangat terbatas.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *