Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah meminta semua peserta bisnis untuk bekerja sama untuk terus mempromosikan dan mengimplementasikan perjanjian keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam kelompok kerja masing-masing sehingga mereka dapat terus menghasilkan kesehatan dan memastikan ekonomi aktivitas. -Menurut Ida Fauziyah, masa pandemi Covid-19 merupakan ajang promosi bagi para wirausahawan dan peserta didik serta seluruh pemangku kepentingan di dunia usaha, terutama pentingnya penerapan K3 yang efektif dan efektif di semua tempat kerja.

“Kerja sama ini bertujuan untuk mencegah dan mencegah dampak pandemi Covid-19. Hal ini membutuhkan peran dalam SST, kerja sama, dan kerja sama berbagai pelaku / pemangku kepentingan. , “Kata Ida Fauziyah. Dia bergabung dengan Web Gaul (seminar web) Gaul Online Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (GO-DK3N). ), dengan tema “K3 Kunci Penting Keberlangsungan Usaha dan Perlindungan Pekerja / Pekerja di Bawah Normal Baru”, Jakarta, Kamis (6 Juni 2020).

Ida Fauziyah menambahkan bahwa K3 merupakan kunci bisnis penting untuk mencapai kelangsungan dan perlindungan pekerja / pekerja dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Namun, apabila persyaratan K3 dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta penerapan standar budaya dan pencegahan K3, dan sesuai dengan kesepakatan, diharapkan tempat kerja akan dilindungi untuk menghindari penyebaran Covid-19. Rencana keberlangsungan bisnis; menggunakan tindakan pencegahan Covid-19 untuk melanjutkan pekerjaan dengan aman; dalam insiden covid-19 yang terkait dengan pekerjaan, melindungi pekerja dengan memastikan keselamatan kecelakaan kerja (JKK); memperkuat pengawasan untuk mencegah penyebaran Covid-19 Pengawasan; dan peningkatan kerjasama dengan pemangku kepentingan K3 (DK3N, lembaga K3, perguruan tinggi, ILO, BP Jamsostek, BPJS Ketenagakerjaan, Apindo, SP / SB). Kesepakatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di perusahaan. Menaker Ida menyatakan kebijakan ini bertujuan untuk menjamin perlindungan pekerja dan kelangsungan bisnis di era normal baru. Melalui kebijakan ini, Menaker Ida mengatakan perseroan harus menyiapkan tujuh rencana. Kelangsungan bisnis dalam menghadapi pandemi dan memastikan bahwa perjanjian sanitasi dilaksanakan saat menjalankan kegiatan bisnis. -Tujuh rencana termasuk menentukan prioritas bisnis; menentukan risiko penyakit; rencana mitigasi risiko; menentukan respons terhadap dampak pandemi; merancang dan menerapkan rencana kelangsungan bisnis; mengkomunikasikan rencana kesinambungan bisnis; dan menguji rencana kesinambungan bisnis.

Menteri Ada menegaskan, untuk memastikan pencegahan penyebaran Covid-19 di tempat kerja dan implementasi rencana kelangsungan usaha, pengawas ketenagakerjaan akan menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan serta K3 online dan online. Dengan menerapkan protokol K3 kepada pengawas ketenagakerjaan, bekerja dengan cara yang aman dan sehat.

<< Ada kebutuhan mendesak untuk mengembangkan mekanisme dan sistem kerja yang aman dan sehat bagi pengawas ketenagakerjaan untuk menjalankan tugasnya guna mencegah penyebaran tenaga kerja. Penyakit virus corona 2019. Menteri Ida menyampaikan bahwa tanpa mengurangi peran instansi pemerintah dalam melindungi hak pekerja / pekerja dan kelangsungan usaha, pihaknya memberikan nasihat dan pengawasan terhadap pekerjaan dan K3 Online. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *