Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pemuda dan Olahraga (Mumbola) Zainudin Amali melakukan percakapan santai dan menyenangkan dengan Dr. Lathiifa Hendy melalui obrolan online selama bulan Ramadhan. Acara ini diadakan Sabtu lalu (5 Februari 2020) di kediaman Menpora di Jakarta Timur Warringan, Jakarta. La Menpora mengajukan banyak pertanyaan kepada dokter muda yang baru saja menikah beberapa bulan yang lalu. Dari kehidupan sehari-harinya hingga urusan keluarga.

“Ini tidak hanya mengobrol tanpa akhir, tetapi juga berisik. Saya berbicara dengan seorang dokter wanita muda yang baru saja menikah beberapa bulan yang lalu, kata Menpora sebelum epidemi Covid-19, “Setelah itu, dia langsung berbulan madu dengan siapa saja di komunitas untuk membantu masyarakat dan pasien. Ini adalah Dr. Lathiifa Hendy. Jadi tolong ceritakan kisah dangkal tentang mengapa Anda memilih profesi ini dan bagaimana menghadapi reaksi pasien, suami, dan anggota keluarga? Tanya Menbora. Lathiifa juga menjawab pertanyaan ini. Ia mengatakan bahwa awalnya ia memiliki keinginan setelah bekerja, dan Lathiifa juga ingin beramal, maka ia bertekad untuk menjadi seorang dokter. “Sekarang ini yang menjadi tujuan utama saya. Saya ingin menjadi dokter dan melanjutkan studi. Kemudian keinginan saya juga didukung oleh orang tua saya,” ujarnya. Setelah belajar, cita-cita Rashid akhirnya terwujud. Kemudian dia bekerja di rumah sakit umum dan dia memberi tahu saya bagaimana menangani kekhawatiran pasien dan keluarganya selama pandemi virus corona. “Kebetulan saya bekerja di rumah sakit pemerintah di Jakarta. Saya mulai bekerja di sini pertengahan tahun lalu. Ketika Covid-19 masuk ke Indonesia, kami langsung diterjunkan dan menjadi lini pertama pengobatan bagi pasien. Perhatian tentunya harus Itu manusia. Dia menjelaskan bahwa suamiku Alhamdulillah memahami profesiku. Lathiifa mengatakan bahwa dia merasa kasihan pada banyak orang yang terinfeksi oleh virus Corona ini. Dia meninjau pentingnya memakai topeng, menjaga kesehatan, kebugaran, dan mencuci tangan sesering mungkin.- — Dalam epidemi ini, Rassifa harus berurusan dengan pasien, jadi dia harus menunda perjalanan bulan madu dengan suaminya. “Tentu saja, sangat disesalkan bahwa banyak orang telah terkena virus ini. Kami terus bekerja keras dan merasa bersemangat. Bagi kami, penting untuk tetap sehat, berolahraga, memakai topeng dan menjaga jarak. Misalnya, ketika sampai di rumah, saya langsung mencuci tangan, berganti pakaian, dan mandi. Ini adalah salah satu langkah kami untuk mencegah dan menghancurkan rantai virus. Saya juga baru saja menikah dan harus menunda perjalanan bulan madu dengan suami saya, ”kata Rasifah. Di akhir obrolan online ini, Menpora mengucapkan terima kasih kepada Lathiifa karena telah membagikan ceritanya. Sebelum mengakhiri percakapan, Lathiifa berpesan kepada masyarakat untuk mengikuti saat wabah Covid-19 merebak. Saran pemerintah. Mari kita putuskan rantai virus. Diperlukan peran aktif masyarakat. Kamu bisa berolahraga bahkan di rumah. Tetap bersih dan tetap di rumah. Saya juga berharap masyarakat bisa mendengarkan seruan pemerintah untuk tidak kembali ke negaranya. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *