JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Belanda sepakat untuk bekerja sama memperkuat dan mengembangkan koperasi pertanian dengan mendongkrak kepentingan kedua negara.

Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mengadakan pertemuan bilateral Delegasi pemerintah Kerajaan Belanda dipimpin oleh Wakil Menteri Pertanian, Alam dan Kualitas Pangan Kerajaan Belanda, Jan Keith Goet. Bekerja sama dengan koperasi pertanian Belanda untuk mengembangkan koperasi pertanian Indonesia. Menteri Teten berharap agar koperasi pertanian Belanda yang ia dirikan di Indonesia sukses. Karena menurutnya, ada banyak koperasi pertanian di Belanda, berskala besar, dan perkembangannya cepat. Bahkan, itu telah menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia. “Kami bekerjasama dengan koperasi pertanian di Belanda untuk memberikan kerjasama bagi pengembangan koperasi pertanian di Indonesia. Koperasi pertanian di Belanda besar dan berkembang pesat, bahkan berkembang menjadi perusahaan besar. Kami berharap bisa mengadopsi model koperasi Belanda. Indonesia akan menyesuaikannya,” Menkop dan UKM Teten Masduki mengatakan pada Gedung Smesco Indonesia, Kamis (12 Desember 2020). Dia juga mendorong koperasi Belanda dan koperasi Indonesia untuk berinvestasi. Dikatakannya, untuk mewujudkan transfer ilmu, inovasi dan manajemen, koperasi Indonesia yang tertinggal adalah koperasi yang bergerak di bidang fisik. Karena itu, diharapkan melalui kerja sama ini, produksi pertanian Indonesia bisa masuk Belanda.

Menteri Tetten menjelaskan bahwa delegasi Belanda sangat tertarik dengan kokpit media pertanian di lahan kincir angin. Karena isu lingkungan di pasar Eropa merupakan isu sensitif. “Mereka tertarik dengan biji kakao yang diproduksi Smesco untuk digunakan di media pertanian. Tetapi harus ditunjukkan bahwa pasar Eropa sensitif terhadap masalah lingkungan. Belanda.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *