TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) melanjutkan upayanya untuk menjaga persediaan makanan selama pandemi 19.

Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, sedang sibuk mengunjungi Desa Bayu Lor, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, pada hari Sabtu (Sabtu). Panen beras akan diadakan pada 6/6/9) – Pada kesempatan ini, Menteri Pertahanan Syahrul menekankan Peran pemerintah dalam memastikan ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan penduduk Indonesia.

Dalam situasi ini, Kementerian Pertanian telah mengadopsi langkah-langkah strategis untuk mempercepat pengembangan perkebunan dan memungkinkan pengembangan diversifikasi lokal menjadi mungkin. Makanan, pengembangan rawa dan penyediaan cadangan beras.

Menurut Syahrul, pertanian sangat penting bagi kebutuhan negara untuk perawatan.

“Kita perlu bersatu dan bekerja keras untuk membuat pertanian berjalan cepat, belum lagi ancaman kekeringan dan krisis pangan global yang dibawa oleh FAO. Kita harus segera menanggapi ‘ekspektasi’,” kata Syahrul – Menteri Pertanian Syahrul Hadiri pertemuan untuk memastikan Karawang, sebuah pusat makanan di Jawa Barat, dapat memenuhi tantangan tersebut. Kemudahan bagi orang-orang dengan komitmen kuat “, Syahrul menyimpulkan.

Percepatan penanaman padi telah mencapai 6 juta hektar sejak awal bulan ini

Dari sana, akan ada 12,5-1 juta ton dari Juli hingga Desember Untuk padi, luas panen pada Januari adalah 5,83 juta hektar, dan hasilnya 29,31 juta ton, yang masih aman 6,84 juta ton.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *